.quickedit{ display:none; }

Rabu, 09 Agustus 2017

Singkong Thailand

Setelah empat bulan mengandalkan babang gojek untuk pesan makanan tiap hari, gegara morning sickness yang lumayan parah dibanding kehamilan yang pertama, apalah daya mamak hanya bisa bobo-bobo cantik aja tiap hari ^____^

Nah masuk trimester ke-2 ini Alhamdulillah saya sudah bisa masak kembali, dan masakan pertama yang saya buat adalah rendang jengkol doong! hahahah...kemudian teringat waktu program IVF di Jakarta i'm craving singkong thailand sooo much! Gak kesampaian makan, akhirnya coba bikin sendiri dech!

Kalau yang biasa berseliweran di IG si singkong thailand ini bentuknya potongan singkong rebus yang utuh kemudian disiram vla santan diatasnya, nah kali ini saya membuat singkong thailand dengan versi yang lebih mudah untuk disantap. Bukan tanpa alasan, ini karena saya mendapatkan singkong yang supeeer duperrr atose puolll! hampir seharian saya rebus, dan si singkong menolak untuk empuk! Alhasil yang masak greget dan akhirnya saya blender singkong rebusnya sampai lembut tapi agak bergerindil biar gak kek bubur banget >,<

Tapi ternyata rasanya gak berubah kok, sama enaknya. Buat yang suka dengan tekstur singkong yang lembut bisa coba cara ini, setelah singkong diblender, tuang singkong ke dalam jar-jar kecil siram dengan vla santan, tutup kembali, simpan di kulkas supaya lebih tahan lama. Buat yang suka singkongnya utuh gak usah diblender yes, setelah singkongnya empuk tinggal di tata saja di atas piring saji, kemudian tuang vla santan diatasnya, siap deh dinikmati :)

Punya singkong di rumah? Bikin Singkong Thailand yukkk! ^___^


.: Singkong Thailand :.
by : yurike sasaki


Bahan-bahan :
750gr Singkong (kalau bisa sih cari singkong yang mudah empuk)
1-1,5liter air untuk merebus (banyaknya air tergantung seberapa cepat singkong empuk)
1/2sdt garam
15-18sdm gula pasir
2lembar daun pandan, cuci bersih, tali simpul

Vla santan :
130ml santan kental instan
250ml air
1sdm tepung maizena larutkan dengan 50ml air
1lembar daun pandan, cuci bersih, ikat simpul
1/4sdt garam

Pelengkap:
Wijen, sangrai (optional)

Cara membuat :
Rebus singkong hingga setengah empuk, masukkan daun pandan, garam dan gula pasir. Teruskan merebus hingga singkong benar-benar empuk dan air mengental. Angkat.

Jika singkong susah empuk, setelah dingin blender singkong beserta air sisa rebusannya. Tuang ke dalam jar-jar kecil. 

Vla Santan : Tuang santan kental ke dalam panci kecil, air, daun pandan, aduk rata. Rebus sambil diaduk terus hingga mendidih, beri garam. Tuang larutan tepung maizena ke dalam santan, aduk cepat hingga vla mengental. angkat. Vla santan siap digunakan.



Tuang vla santan di atas singkong yang telah direbus, taburi wijen sangrai diatasnya (jika suka). Singkong thailand siap dinikmati bersama keluarga tercinta ^___^

This is it!!! Singkong Thailand ^___^

Enjoy!









Minggu, 09 April 2017

Smoked Beef Mashed Potato

Hellauuuu...bikin cemilan yookkkk! Cemilan yang nendang maksudnya hihihihi...cemilan dari kentang gimana gak nendang coba? Sebulan ini saya sedang menjalani sebuah program di jakarta, jadi nggak bisa aktif untuk masak mencoba resep baru ataupun angkat kamera untuk motret.Jadinya saya share resep yang sudah saya buat beberapa waktu yang lalu yang belum saya posting saja yaa...

Smoked beef mashed potato ini saya buat setelah mencoba makan di sebuah cafe di semarang. Rasanya enak (menurut saya) sayangnya ketika saya mencari resep mengenai Smoked beef mashed potato ini saya tidak menemukan satupun yang bisa saya praktekan. Jadilah saya hanya mengira-ngira bahan-bahan apa saja yang digunakan. Alhamdulillah rasanya nggak terlalu jauh-jauh banget dengan yang saya beli di cafe kofinary.

Lagi-lagi untuk membuat cemilan yang enak kadang kita harus merogoh kocek yang dalem *kekepindompet* hahahahah! tapi kalau buat rasa enak sih why not ya! lagipula makanan yang kita bikin bisa kita nikmati bersama dengan orang-orang tersayang di rumah. 

Markicusss!

.: Smoked Beef Mashed Potato :.
by : yurike sasaki


 Bahan-bahan :
3bh kentang, kupas kulitnya, cuci bersih, potong dadu, kukus hingga empuk
100gr smoked beef, potong kotak/sesuai selera
150gr jamur champignon kalengan yang sudah diiris, cuci, tiriskan
Oregano kering, untuk taburan secukupnya
150gr keju mozzarella, parut untuk topping

Bahan Saus putih :
1sdm mentega/margarin
2,5sdm tepung terigu jenis apapun oke
500ml susu UHT
Sejumput garam
50gr Keju mozzarella

Pelengkap:
Saus sambal
Saus tomat

Cara membuat:
Panaskan wajan anti lengket, masukkan mentega/margarin, masak dengan api kecil hingga lumer. Masukkan tepung terigu, aduk cepat dengan spatula hingga tercampur rata. Tuang susu sedikit demi sedikit sambil diaduk cepat hingga susu habis. Masak hingga saus mengental ( Jika tepung menggerindil, angkat wajan ke pinggir kompor, tekan-tekan tepung yang menggerindil dengan spatula hingga larut, masak kembali diatas api kecil) Masukkan garam dan keju mozzarella. Koreksi rasa. Angkat.

Siapkan ramekin, tata potongan kentang, smoked beef dan jamur, tuang saus putih hingga hampir penuh, taburkan parutan keju mozzarella dan sedikit oregano kering diatasnya. lakukan terus hingga semua bahan habis. panggang kurleb 15-20 menit (sesuaikan dengan kemampuan olis/otang masing-masing yes) Angkat.

Smoked beef mashed potato siap disajikan untuk keluarga tercinta tambahkan saus sambal/saus tomat (jika suka), lebih sedap dinikmati selagi panas biar kejunya meral-meral gitu kalau ditarik ^______^


This is it!!! Smoked beef mashed potato ^_^

Enjoy!



Sabtu, 25 Februari 2017

Sempol Ayam

Haiii...haiii...Udah tau sempol ayam belom??? Kalau sudah berarti saya telat taunya hihihihi...Sempol ayam ini beberapa waktu lalu sudah wara wiri di IGnya food blogger, dan saya baru tertarik untuk mencobanya hari ini. Sempol ikan atau ayam ini menurut Mbah wiki merupakan gorengan dari tepung tapioka yang berasal dari Pemalang, Jawa Tengah. Sempolan biasanya berbentuk lonjong dan ditusuk dengan lidi.

Ketika saya iseng nanya si Kakak, tentang sempol ayam, dia jawab Sempolan ya bun? di sekolah ada yang jualan juga. Ohh...berarti sempol ayam ini memang jajanan yang udah umum juga di jual di sekolah yahh, hitsnya udah lewat berarti ^___^

Karena penasaran seperti apa rasanya si sempol ayam ini  dan biar kekiniann >,< maka hari ini niat bikin! sekarang kalau mau bikin apa-apa harus niat yang kenceng duluan karena kalau nggak, bahan-bahan yang sudah dibeli malah dicuekin aja bikinnya gak tau kapan hihihihi...

Saya menggunakan resep Sempol ayam ini dari Bunda Nina, untuk masalah penggunaan garam tiap orang pasti berbeda, sebaiknya diberikan secara bertahap kemudian tes rasa dengan cara merebus sedikit adonan ke dalam air mendidih/digoreng, supaya tau rasa asinnya sudah pas atau belum. Kenapa jadi penting? karena kalau kurang asin atau terlalu asin kan sayang ya dan pasti jadi nyesel deh, tadi kok ngasih garamnya kurang atau kasih garamnya kebanyakan, jadi ada baiknya repot sedikit tapi hasilnya memuaskan. Setelah garam dirasa pas bisa dilanjutkan dengan mencetak adonan dan menusuknya dengan lidi atau dengan batang es krim hingga adonan habis.

Jika teman-temin rajin stock cemilan di kulkas gak ada salahnya mencoba resep ini, dijamin anak-anak pasti suka. Pas lagi musim hujan gini, laper pengen memamah biak tinggal koprol ke dapur, lalu goreng deh sempolnya ^_____^

Cobain yukkkk!

.: Sempol Ayam :.
Source : Bunda nina


Bahan-bahan :
250gr Ayam fillet
50gr Udang kupas
150gr Tepung tapioka
3 siung bawang putih, haluskan
2sdm bawang goreng
1/2-1 sdm garam (sebaiknya diberikan bertahap)
1/2sdt merica bubuk
1/2sdt kaldu ayam (optional)
2 batang daun bawang, iris halus
Minyak untuk menggoreng

Bahan pencelup :
Telur kocok lepas

Pelengkap :
Saus sambal
Mayonaise

Cara membuat :
Masukkan ayam fillet, udang kupas, bawang putih dan bawang merah goreng dalam food processor, giling hingga halus.Tambahkan tepung tapioka, garam, merica bubuk, kaldu ayam, daun bawang, aduk rata, koreksi rasa. 
Olesi tangan dengan minyak goreng, ambil adonan, kepalkan ditusukan sambil dipadatkan. lakukan hingga adonan sempol habis. 


Rebus dalam air mendidih hingga matang kurleb 15-20 menit. Angkat, tiriskan.
Celupkan sempol ke dalam kocokan telur, goreng hingga kuning kecoklatan dengan api kecil, angkat.

Sempol ayam siap disajikan untuk keluarga tercinta, lebih sedap dinikmati selagi hangat ^____*

This is it!!! Sempol Ayam ^___*

Enjoy!

Minggu, 05 Februari 2017

Asinan Rambutan

Baru tau kalo rambutan bisa dibuat asinan ya baru-baru ini aja, itupun setelah saya bergabung dengan Komunitas upload kompakan, di komunitas ini banyak ilmu yang bisa diambil, bukan untuk bagus-bagusan foto tapi untuk berbagi ilmu secara tidak langsung. Kenapa secara tidak langsung? karena kami berkomunikasi melalui IG, dari melihat foto teman-teman di UK saya bisa belajar bagaimana ambil foto yang bagus, lighting yang oke (yang sampai sekarang saya juga masih belum bisa menguasai tekniknya) kemudian belajar styling pada food photography, ada juga yang berbagi resep yang sedang hits melalui foto teman-teman yang diposting. Buat saya itu ilmu yang sangat berguna.

Iho kok tetiba ngomongin masalah ilmu sih?! Beberapa waktu lalu saya sedikit terusik dengan postingan quote beberapa teman yang diposting melalui sosmednya yang berisi " Berbagi makanan ke tetangga lebih mulia, daripada berbagi foto makanan di sosial media". Saya yang bisa dibilang agak sering posting foto makanan jadi rada senewen gitu bacanya hahahahah... Berbuat kebaikan juga gak perlu harus woro-woro kan? sering berbagi makanan atau enggak cukup tetangga masing-masing aja deh yang tau *nyengirkuda* siapa yang tau? Apakah pembuat quote rajin bagi-bagi makanan ke tetangga juga kan yang ngeshare quote gak tau atau yang ngeshare quote sering bagi-bagi makanan ke tetangganya juga siapa yang tau? saya jelas nggak mau dan gak perlu tau! Sepertinya pembuat quote kurang pikenik nih! berpikir positif please! 

Untuk saya pribadi memposting foto makanan bukan untuk ajang pamer sih, kalo iya norak amat ya hihihi...Lewat foto makanan yang diposting teman-teman, saya jadi tau resep masakannya, jadi tau apa nama masakannya, lewat foto saya juga jadi ingin membuatnya di rumah, lalu dimana letak kurang mulianya/buruknya memposting foto makanan lewat sosmed? Bukankah berbagi foto dan resep-resep = berbagi ilmu, sama mulianya dengan berbagi makanan dengan tetangga bahkan bukan cuma tetangga tapi seluruh dunia! kenapa saya bilang seluruh dunia? Food blogger favorit saya pengunjungnya bukan hanya dari Indonesia tetapi banyak dari negara lain, bukankan itu sama dengan berbagi dengan banyak orang? berbagi kebaikan paling tidak, daripada berbagi kata-kata galau yang bisa menularkan aura negatif! Saya pribadi lebih suka posting yang bermanfaat daripada yang nggak bermanfaat sama sekali. Baiklah sudah cukup saya luapkan pendapat saya terhadap quote itu, masalah orang lain memandang postingan saya tidak mulia atau cuma pamer, itu dikembalikan pada pandangan masing-masing orang saja ^___^ 

(Maaf dua paragraf diatas gak penting sih tapi jari saya kok gatel banget pengen bahas quote ituhh karena saya merasa banyak ilmu yang bisa diambil dari sebuah foto masakan/makanan terutama dari food blogger yang sudah beken, awas ya buat yang bikin quote kalo sempet googling tentang resep-resep makanan! masih mau bilang posting foto makanan kurang mulia/gak bermanfaat? hahahaha cape dwehh!)

Okeh balik lagi ke Asinan rambutan ngehits yang fotonya berseliweran di seantero IG  (yang saya tau mengenai asinan ini juga dari foto keren seorang food blogger di IGnya) *udah stop senewennya hahahaha*. Kebetulan dirumah lagi panen rambutan meskipun gak sebanyak tahun-tahun lalu tapi lumayanlah masih bisa nyicipin rambutan pas di musimnya. Karena kebanyakan di resep-resep yang seliweran menggunakan takaran kira-kira, maka saya benar-benar menghitung takaran pastinya untuk asinan rambutan yang saya buat ini. Tadinya saya pikir apa rasanya asinan pake jeruk sambal? kok aneh banget, atau jangan-jangan yang posting resep salah ketik? ternyata enggak emang beneran pake jeruk sambal, dan rasanya enakk...unik banget deh!

Buat teman-temin yang suka asinan, atau lagi panen rambutan juga di rumah, bingung rambutannya mau dibuat apa karena saking banyaknya, coba dibikin asinan rambutan ini deh, bahan-bahan dan cara membuatnya simple sekali gak pake repot...yukk mlipiiiirrrr!


.: Asinan Rambutan :.
source : Bundnina_Kitchen Modified by : yurike sasaki


Bahan-bahan :
30-40bh rambutan, kupas kulitnya, bagi dua, buang bijinya.
3/4sdt garam 
5-6sdm gula pasir
2bh cabe merah keriting, iris tipis
2buah cabe rawit merah, iris tipis (jika suka pedas tambahkan sesuai selera)
4bh jeruk sambal (dua buah diperas ambil airnya kulitnya jangan dibuang, dua buah sisanya iris bulat tipis)

Cara membuat :
Dalam wadah, masukkan rambutan, gula, garam, cabe merah keriting, cabe rawit merah, perasan air jeruk sambal berikut kulitnya, irisan jeruk sambal, aduk rata. koreksi rasa. Simpan di dalam kulkas selama beberapa jam nanti asinan akan berair dan semakin meresap. Asinan rambutan siap disajikan untuk keluarga tercinta. 

This is it!!! Asinan Rambutan ^____^

Enjoy!




Sabtu, 07 Januari 2017

XO Sauce

Hallooo...I'm Back! Selamat Tahun baru 2017 Teman-temin! Mudah-mudahan kabarnya baik semua yaaahh ^___* Beberapa waktu belakangan ini, saya sedang asyik dengan komunitas Upload Kompakan di Instagram, gegara saking asiknya jadinya laman blog dapoerjoglo terlantar beberapa saat deh hihihihi...meskipun begitu saya tetap menyempatkan membuka blog ini siapa tau ada teman-temin yang mampir dan bertanya mengenai resep-resep yang telah saya posting.

Ok back to XO Sauce! jadi kenapa saya penasaran membuat saus ini? jawabannya pasti selalu ketika selesai makan di resto ini dan itu, dan memang benar ^,^ Saya orang yang paling susah pindah ke lain menu soal memilih makanan, jadi kalau makanan yang dipesan di resto itu enak, maka ketika saya kembali ke resto tersebut, menu itu lagilah yang akan saya pesan, intinya ogah coba-coba karena takut makanan yang dipesan gak enak hahahah! Berbeda dengan hubby dia suka banget coba-coba menu baru, meskipun makanan yang diordernya gak enak dia gak akan ngomel-ngomel kaya saya, sambil makan makanannya dia cuma bilang kalau gak nyoba kita kan gak tau rasanya kaya apa bun, gitu aja komennya ^_^

Gegara wise commentnya hubby tentang mencoba menu makanan yang baru, maka sayapun sekali ini ingin mencobanya. saya mencoba menu Beef Xo Sauce di Ta Wan resto, dan menu itu ternyata enak! irisan daging sapi yang tipis dengan potongan batang brokoli didalamnya di tumis dengan saus yang gurih, pedas, sedikit manis dan kuat sekali rasa teri (entah teri, ebi atau scalop) yang telah dihaluskan, rasanya endes banget! pulang dari ta wan langsung browsing mengenai sauce ini. Untuk teman temin yang belum tau tentang XO Sauce berikut saya copas dari Wikipedia :

Saus XO adalah saus penyedap masakan untuk masakan Kantonis yang diciptakan di Hong Kong sekitar tahun 1980-an. Saus ini antara lain dibuat dari kapis kering, ikan kering, udang kering, dan ham (ham jinhua) yang dirajang halus, dan dimasak dengan minyak goreng serta bumbu bawang putih, bawang bombay, jahe, dan cabai.
Pada awalnya, resep saus XO merupakan rahasia dapur rumah makan hidangan laut di Hong Kong, namun sekarang tersedia dalam kemasan botol. Resep dan cara pembuatan saus XO sering dirahasiakan. Rumah makan di Hong Kong sering menjual saus XO hasil racikan sendiri dalam kemasan botol. Saus ini dipakai sebagai penyedap untuk berbagai jenis masakan tumis, mi, bubur, dim sum. Selain itu, saus XO juga dihidangkan di piring kecil sebagai teman minum, sebagai hidangan pembuka, atau sebagai penyedap makanan lain seperti halnya sambal.
Nama saus XO diambil dari minuman konyak jenis X.O. (extra old). Konyak X.O. populer di Hong Kong, dan merupakan barang mewah bagi penduduk Hong Kong. Istilah "XO" lalu sering digunakan di Hong Kong untuk menunjukkan produk berkualitas baik. Saus ini menggunakan nama XO agar terkesan mewah, dan kemasannya juga banyak meniru kemasan konyak XO. Di antara produsen saus XO yang terkenal adalah Lee Kum Kee yang mulai menjual saus XO sejak tahun 1992. (source : wikipedia)

Dari beberapa sumber yang saya baca, untuk membuat XO Sauce ini disarankan untuk menggunakan Minyak tak jenuh ganda atau tunggal (mis: Minyak canola, minyak biji bunga matahari, atau minyak kacang) jika melihat dari segi kesehatan tentu jenis minyak tak jenuh menjadi alasan utama namun tidak hanya itu, dengan menggunakan minyak tak jenuh kita akan sangat mudah menggunakannya meskipun saus disimpan di dalam kulkas, ketika saus dimasukan ke dalam chiller maka minyak dalam saus akan tetap cair tidak akan berubah menjadi padat seperti minyak kelapa pada umumnya. Dengan tekstur minyak yang berubah menjadi padat, maka ketika kita akan menggunakan sausnya kita harus menunggu hingga tekstur minyak kembali mencair dan itu membutuhkan waktu yang lumayan kan?! belum lagi kalau kita sedang terburu-buru, malah jadi bikin greget :D

Minyak tak jenuh harganya memang beberapa kali lipat lebih mahal dibandiing dengan Minyak jenuh, tapi dengan sekali modal agak mahal untuk membuat XO Sauce ini, teman-temin bisa mendapatkan berbotol-botol XO sauce di rumah hihihii...dijamin gak akan rugi. Untuk teman-temin yang males untuk membuat XO Sauce bisa membeli yang sudah jadi dalam kemasan jar, beberapa waktu lalu saya juga membelinya karena penasaran ingin compare dengan XO Sauce buatan sendiri ternyata gak kalah enaknya hanya beda di rasa pedasnya saja, yang dalam kemasan benar-benar pedasssssssnya nampol! tapi sayangnya yang dalam kemasan menggunakan minyak jenuh jadi ketika dimasukkan ke dalam chiller minyaknya langsung padet dan itu cukup menyita waktu ketika akan digunakan!

Jika bingung untuk apa saja XO Sauce ini bisa digunakan? XO Sauce bisa digunakan untuk tumis-tumisan, untuk nasi goreng, untuk sambal bahkan dimakan dengan nasi panas saja rasanya sedap sekali ^___^ Baiklah resep XO Sauce ini saya buat dari beberapa sumber yang saya baca, jika teman-temin suka extra pedas maka tambahkan Cabe Rawit merah pada bumbunya yes! 

.: XO SAUCE :.
by: yurike sasaki


Bahan-bahan :
50gr Teri medan kering, haluskan/blender (optional, separuh teri bisa dibiarkan utuh jika suka, goreng dulu hingga setengah kering sebelum dimasukkan ke dalam sauce)
50gr Ebi kering, haluskan/blender
15 butir bawang merah, cincang kasar
10 siung bawang putih, cincang kasar
12bh cabai merah keriting, ulek kasar/blender
5bh cabai rawit merah, ulek kasar/blender (optional kalau gak suka pedas diskip/dikurangi)
1/2sdt garam
1sdm gula pasir
4sdm minyak wijen
350ml minyak kedelai

Cara membuat:
Panaskan minyak kedelai dalam wajan, tumis bawang putih hingga harum, masukkan bawang merah dan cabai merah keriting tumis dengan api kecil hingga harum dan matang.




Masukkan garam, gula, ebi dan teri yang telah dihaluskan, lanjutkan menumis dengan api kecil hingga bahan tercampur rata dan setengah kering, terakhir tambahkan minyak wijen, koreksi rasa jika kurang bumbu tambahkan sesuai selera. Matikan api, biarkan dingin, masukkan ke dalam jar. tutup rapat. XO Sauce siap digunakan ^__*

Ini sebenernya agak overcooked karena ditinggal pas numis, jadinya warna sausnya agak gelap, pastikan tidak meninggalkan kompor saat menumis Saus XO karena cepat sekali matang, meskipun overcooked tapi rasanya tetap ajibbb  yumyumm ^___^

Enjoy!


Rabu, 21 September 2016

Crispy Fish and Chips Ala Fish & Co.

Beberapa bulan yang lalu, ketika Fish & Co baru membuka cabangnya di semarang, restoran ini penuhnya nggak manusiawi (baca: penuh terus). Sampai beberapa kali kami lewat restoran itu masih penuh juga, yang ada saya ngomel-ngomel, kapan sih Fish & Co ini sepinya?! kita kan pengen nyobain jugaaa >,< Di semarang memang lagi banyak banget resto dan cafe baru, begitu soft opening langsung datang cepet-cepetan, parkirannya sampai bleuber deh! 

Akhirnya ketika euforia orang-orang akan Fish & Co sudah agak memudar sekitar dua bulan dari semenjak buka, si Fish & Co. ini bisa agak sepi juga ternyata hihiihii... maka kami pun berkesempatan untuk mencobanya.  Karena Fish n Chips menjadi salah satu menu andalan maka nggak cucok rasanya jika kami tidak memesan menu tersebut. Selain enak, harga Fish and chipsnya benar-benar reasonable banget! Ukuran Ikan dori dan french friesnya benar-benar sesuai dengan harganya ^^ Nah...semenjak saya mencicipi Fish n Chips ini beberapa bulan yang lalu, saya jadi gatel ingin mencoba untuk membuatnya sendiri di rumah. 

Sebelumnya saya juga sudah pernah mencoba fish n chips di De'Cafe yang berada di MG Suites, menurut saya fish n chipsnya enak juga, terutama karena ada pelengkap white sauce dengan irisan jamur champignon di dalamnya yang super creamy!  meskipun dihidangkan tanpa tartar sauce, saya rasa Fish n Chipsnya mancap!  sayang harganya agak over price karena potongan ikan dorinya tidak banyak, mungkin karena penggunaan white sauce-nya yang bikin mehong.....hehehe... tapi apapunlah ya kalau mahal tapi enak rasanya, kastemer bakalan puas kok! ^___*

Akhirnya, setelah bingung memilih resep mana yang akan saya coba, saya mengeksekusi dua resep Fish n Chips dari Food Network, yang pertama saya coba resep dari Jamie Oliver. Resep dari Jamie, tekstur balutan tepungnya crispy dan enak, sayangnya proses pembuatannya agak ribet karena putih telur harus dikocok sampai soft peak terlebih dahulu sebelum dicampur ke dalam adonan, artinya banyak perlengkapan dapur yang harus dicuci eym! ^____^

Yang kedua saya mencoba resep dari Tyler Florence yang resepnya sudah saya acak-acak (modifikasi total) hihihi...Fish n Chips dengan resep yang sudah dimodifikasi ini balutan tepungnya menjadi superrrr crispy, enakkk, dan resepnya juga superrr simple lohhh! Untuk teman-temin yang akan mencoba resep dari Jamie dan Tyler, saya sarankan untuk mengurangi jumlah bahan-bahannya karena menurut saya, dengan setengah resep dari bahan yang mereka cantumkan, bisa digunakan untuk dua sampai tiga ekor ikan dori fillet ukuran besar!

Penggunaan jenis tepung pada resep Tyler saya ganti dari tepung serbaguna menjadi tepung beras (awalnya sih karena salah baca resep, tapi ternyata dengan menggunakan tepung beras saya rasa hasilnya malah lebih perfect dibanding dengan menggunakan tepung terigu serbaguna) tadinya saya khawatir salah menggunakan tepung beras akan berakibat tekstur dari balutan tepung Fish and chipsnya berakhir seperti rempeyek dan adonan tidak mau menempel pada ikan karena adonan tepungnya lumayan encer, tapi ternyata nggak! meskipun adonan tepungnya encer, adonannya tetap akan menempel pada ikan, dan hasil balutan tepung fish and chipsnya benar-benar menjadi super crispy! selain penggantian tepung terigu dan pengurangan jumlah tepung, saya juga menghilangkan penggunaan black pepper di resep ini.

Jika teman-temin penasaran seperti apa rasanya adonan yang menggunakan tepung terigu dan tepung beras, tentunya harus mengeksekusi keduanya supaya tau perbedaannya. Membuat Fish and Chips memang tidak murah mengingat harga ikan dori yang lumayan cukup mahal belum lagi jika kita ingin menggunakan saus tartar atau white sauce yang dibuat dari cooking cream yang harganya gak bisa dibilang murah. Akan tetapi dengan harga satu porsi Fish and Chips di Fish & Co, teman-temin bisa mendapatkan dua sampai tiga porsi Fish and Chips dengan membuatnya sendiri di rumah, perbandingan yang lumayan kan menurut kaca mata emak-emak?!?....wkwkwkwkwk (intinya tetep lebih murah kalo bikin sendiri cyn!). Jika ingin menikmati Fish and Chips yang ekonomis, artinya tanpa saus tartar dan white sauce yang creamy, dicocol pake saus sambal dan mayonaise saja rasa fish and chipsnya sudah mancap kok...hihihii...

Tekstur balutan tepung yang menempel pada ikan ketika selesai digoreng, yang menggunakan tepung terigu menggembung dan mulus, sementara yang menggunakan tepung beras tekstur balutan tepungnya tidak menggembung, agak keriting ^___^ supaya nggak penasaran hasil keduanya seperti apa, saya akan upload kedua fotonya di bawah.

Jika ikan dori yang teman-temin akan gunakan masih dalam kondisi beku, lakukan proses thawing (pencairan) terlebih dahulu. Jika ikan sudah tidak beku, keringkan seluruh bagian ikan dengan tissue, hingga kering, pastikan bagian dalam ikan juga sudah tidak beku sebelum ikan dimasukkan kedalam adonan dan  digoreng, kenapa? karena meskipun bagian luar ikan yang digoreng sudah berwarna kuning keemasan dan tampak garing, bagian dalam ikan masih basah ketika disantap, dan itu lumayan cukup menganggu. Baiklah, untuk teman-temin yang ingin coba resep Crispy Fish and Chips... mlipir yuksss! ^___*


Crispy Fish and Chips Ala Fish & Co
by: yurike sasaki


Bahan-bahan:
1ekor Ikan dori yang sudah di fillet, bisa dipotong lagi atau dibiarkan utuh (sesuaikan dgn uk wajan)
75gr tepung beras
1/2sdm baking powder
1/4sdt garam
sejumput penyedap rasa (optional)
1butir telur
110ml air soda
2sdm tepung beras untuk membalut ikan
Minyak untuk menggoreng

Pelengkap:
Saus putih
Kentang goreng
Saus sambal/tomat bitolan

Cara membuat :
Dalam wadah, campurkan tepung beras, baking powder, garam dan penyedap rasa (jika pakai). Dalam mangkuk terpisah kocok lepas telur, tuang air soda, aduk rata. Tuang cairan soda ke dalam adonan tepung, aduk dengan whisk hingga adonan lembut dan tidak bergumpal.


Panaskan wajan berisi minyak goreng. Masukkan kentang beku, biarkan hingga keluar gelembung-gelembung minyak. Balurkan tepung beras tipis saja ke seluruh bagian ikan, celupkan ikan ke dalam adonan tepung, masukkan ikan ke dalam wajan, goreng bersamaan dengan kentang gunakan api kecil, goreng ikan dan kentang hingga berwarna kuning keemasan. Angkat


Saus putih : Panaskan wajan, tuang 1sdm olive oil, masukkan jamur champignon dan sejumput garam, tumis sebentar, tuang cooking cream, masak hingga mengental, angkat. White sauce siap digunakan ^^
Crispy Fish & Chips siap dinikmati bersama keluarga tercinta, lebih sedap disajikan selagi panas ^____*




Crispy Fish & Chips pakai adonan tepung terigu

Crispy Fish & Chips pakai adonan tepung beras

This is it!!! Crispy Fish & Chips ^^
Enjoy!

Senin, 12 September 2016

Ayam Goreng Ala Ta Wan

Hallooooo...wahhh...ternyata sudah lama sekali saya gak update blog yes! Mood untuk menulis benar-benar melorot beberapa bulan ini, dan yang sangat menyedihkan bukan hanya mood menulis saja yang melorot tapi mood untuk berolahraga juga benar-benar menghilangggg....wushhhhhh begitu saja! -__-

Meskipun setelah lebaran saya absen berolahraga untungnya berat badan saya saat ini tidak naik turun seperti yoyo, namun tetap saja tanpa berolahraga impactnya badan akan berasa tidak fresh, lemas, lesu, loyo dan lain sebagainya. Apa daya beberapa bulan ini saya lebih memilih leyeh-leyeh sambil nonton sidang kopi sianida yang gak kelar-kelar tapi selalu bikin penasaran untuk diikuti, saking antengnya nonton sidang sampai-sampai nggak (inget) mandi, nggak (mau) masak tapi (semangat banget) order makanan pake Gojek! ^__^ 

Well....balik ke resep Ayam goreng ala Ta Wan, resto ini baru saja beberapa bulan yang lalu membuka gerainya di Semarang. Saya sudah tidak meragukan kelezatan menu masakannya karena pada saat saya tinggal di Jakarta, saya cukup sering makan di Ta Wan resto, menu favorit saya adalah Bubur dan lumpia udangnya. Maka ketika saya melihat ada resto Ta Wan di dua Mall yang ada di semarang, girang banget deh! sebabnya gak akan bingung lagi untuk makan dimana ketika main di Mall.

Entah apakah Ayam Goreng Ala Ta Wan ini sudah ada sejak lama atau memang menu baru, saya baru notice kalau di buku menu ada  Ayam Goreng Ta Wan, lalu saya coba order, dannnn...Ayam goreng Ta Wan-nya enakkk! Jadi dari beberapa waktu yang lalu setiap makan di Ta Wan saya tidak akan melewatkan untuk order Ayam goreng ini, kenapa? karena saya penasaran ayam ini dibumbuin apa sihhh kok bisa enak gini ^___^

Bumbu yang sangat dominan pada ayam goreng garing ini yang sangat terasa baik aroma ataupun rasanya menurut saya adalah Sauce Inggeris! kalau saya biasanya sih nyebutnya kecap inggris. Itu merupakan clue bagi saya untuk menentukan bumbu apalagi yang digunakan untuk membumbui ayam goreng ini. Kemudian saya juga sempat penasaran apakah mungkin bumbu ayam ini menggunakan Angciu (Arak Merah), Angciu dikenal sebagai penyedap rasa dan aroma pada masakan, konon katanya sering digunakan di restoran-restoran chinese food. Tapiiii karena Ta Wan sudah mempunyai sertifikasi Halal maka sepertinya Angciu tidak digunakan dalam bumbu memasaknya. Karena penasaran hampir saja saya membeli sebotol besar Angciu untuk melakukan uji coba, namun perdebatan di hati mengenai kehalal-an akan produk ini membuat saya ragu-ragu dan hanya bolak-balik di lorong bumbu sambil browsing...ini produk sebenarnya halal nggak sih?!?

Daripada memaksakan untuk menggunakan Angciu sementara beberapa sumber mengatakan bahwa Angciu Non Halal karena merupakan jenis minuman yang beralkohol, maka saya pun men-skip penggunaan angciu di resep ini, sedikit penjelasan mengenai Angciu bisa di baca di sini. Untuk melengkapi bumbu ayam goreng ini maka saya menggunakan substitute (pengganti) Angciu untuk menghilangkan kepenasaran saya. Dari berbagai sumber yang saya baca, Substitute untuk Angciu adalah campuran dari kecap asin dan perasan jeruk limau/lemon.

Saya sudah trial membumbui ayam goreng ini tanpa (pengganti) angciu dan yang menggunakan (pengganti)  angciu, untuk hasil saya lebih menyukai yang menggunakan (pengganti) angciu karena rasa dan aroma ayam gorengnya lebih nampol! Jangan khawatir dengan penggunaan perasan jeruk lemon pada rebusan air kaldu, karena rasa asam pada ayam sama sekali tidak akan terasa! Saya juga sudah trial menggunakan ayam broiler dan ayam kampung dengan dada yang sedikit montok pada resep ini, dua-duanya sama enaknya, hanya saja penggunaan ayam broiler yang dadanya benar-benar montok bagian dalamnya setelah digoreng tidak akan segaring yang menggunakan ayam kampung atau jika ingin bagian dalam ayam broiler garing, potong-potong sesuai selera saja dulu sebelum ayamnya di goreng yesss! ^____*

Warna dari ayam goreng ini coklat gelap kemerahan, sepertinya warna kemerahan pada ayam goreng ini didapatkan dari angkak yang memberikan warna merah alami pada masakan. Maka saya pun menggunakan angkak pada bumbu ayam goreng ini. Untuk penjelasan mengenai angkak bisa dibaca disini. Untuk rasa ayam goreng yang maksimal, biarkan bumbu meresap hingga ke bagian dalam daging ayam dengan merendam ayam di dalam kaldu berbumbu hingga keesokan hari (jangan lupa dipanaskan dulu sebelum ditinggal tidur ^__^) atau jika ayam telah dipisahkan/ditiriskan dari kaldu berbumbu, simpan ayam dalam chiller selama satu sampai dua hari, maka rasanya akan benar-benar meresap hingga ke tulang!

Ayam ini sekarang menjadi salah satu menu favorit kami di rumah, jika kakak sudah kenyang makan ayam goreng ala Ta Wan ini dengan sepiring nasi, lalu dia akan minta izin untuk memakan ayamnya tanpa nasi atau di gado/ditambulin dengan salah satu sambal ala Ta Wan resto yang saya sertakan juga resepnya di bawah. Oiyaa..Ayam goreng ini juga sekarang menjadi menu untuk bekal ke sekolah juga lohhh ^__^

Jika teman-temin bosan dengan menu Ayam goreng bumbu kuning, Ayam goreng sambal hejo atau Ayam goreng lengkuas, Ayam Goreng ala Ta Wan ini bisa melengkapi menu Ayam goreng teman-temin di rumah ^__^

Mari mlipirrr!!!



.: Ayam Goreng Ala Ta Wan :.
by: yurike sasaki



Bahan-bahan :
1ekor ayam broiler/kampung (ukuran kecil/sedang), potong menjadi 2 bagian memanjang dari dada bagian atas hingga ke brutu/potong sesuai selera, cuci bersih hingga kulit ayam kesat
1500ml air untuk merebus
10sdm kecap inggris
4sdm kecap asin 
1sdm air perasan jeruk limau/lemon (saya pakai lemon)
4siung bawang putih, memarkan
1 ruas jahe, memarkan
1sdt angkak, haluskan
2sdm saus tiram
3sdm minyak wijen
3sdt garam
1sdt penyedap rasa (optional)

Pelengkap :
Irisan kol dan serutan wortel

Sambal :
12bh cabai rawit merah
4siung bawang putih
1/4sdt garam
1/2sdt gula pasir
sejumput penyedap rasa (optional)
150ml air untuk merebus
2sdm minyak goreng untuk menumis

Cara membuat : Rebus cabai rawit merah dan bawang putih dengan 100ml air hingga layu. Angkat, tiriskan. Masukkan ke dalam cobek, ulek halus. Panaskan minyak goreng, masukkan sambal ke dalam wajan, tumis hingga harum, tuang 50ml air, garam, gula, dan penyedap rasa (jika pakai) masak hingga air menyusut. Angkat.


Angkak
Cara membuat Ayam Goreng ala Ta Wan :

Rebus air dalam panci hingga mendidih, Masukkan ayam, bawang putih, jahe, kecap inggris, kecap asin, air perasan lemon, saus tiram, minyak wijen, angkak yang telah dihaluskan, garam, dan penyedap rasa (optional). ungkep ayam hingga air menyusut, cicipi rasanya jika kurang bumbu tambahkan sesuai selera. Matikan api, biarkan selama kurleb enam jam ayam dalam kaldu berbumbu, tiriskan. (untuk hasil maksimal saya biarkan hingga keesokan hari)




Panaskan minyak dalam wajan, goreng ayam dengan api kecil sampai berwarna kecoklatan dan garing, angkat. Potong-potong ayam sesuai selera. Sajikan dengan sambal dan pelengkapnya. Ayam goreng ala Ta Wan siap disajikan untuk keluarga tercinta ^___^




Disantap dengan Nasi Hainan lebih mantap!
This is it!!! Ayam Goreng Ala Ta Wan Resto ^___^

Enjoy!