.quickedit{ display:none; }

Senin, 12 September 2016

Ayam Goreng Ala Ta Wan

Hallooooo...wahhh...ternyata sudah lama sekali saya gak update blog yes! Mood untuk menulis benar-benar melorot beberapa bulan ini, dan yang sangat menyedihkan bukan hanya mood menulis saja yang melorot tapi mood untuk berolahraga juga benar-benar menghilangggg....wushhhhhh begitu saja! -__-

Meskipun setelah lebaran saya absen berolahraga untungnya berat badan saya saat ini tidak naik turun seperti yoyo, namun tetap saja tanpa berolahraga impactnya badan akan berasa tidak fresh, lemas, lesu, loyo dan lain sebagainya. Apa daya beberapa bulan ini saya lebih memilih leyeh-leyeh sambil nonton sidang kopi sianida yang gak kelar-kelar tapi selalu bikin penasaran untuk diikuti, saking antengnya nonton sidang sampai-sampai nggak (inget) mandi, nggak (mau) masak tapi (semangat banget) order makanan pake Gojek! ^__^ 

Well....balik ke resep Ayam goreng ala Ta Wan, resto ini baru saja beberapa bulan yang lalu membuka gerainya di Semarang. Saya sudah tidak meragukan kelezatan menu masakannya karena pada saat saya tinggal di Jakarta, saya cukup sering makan di Ta Wan resto, menu favorit saya adalah Bubur dan lumpia udangnya. Maka ketika saya melihat ada resto Ta Wan di dua Mall yang ada di semarang, girang banget deh! sebabnya gak akan bingung lagi untuk makan dimana ketika main di Mall.

Entah apakah Ayam Goreng Ala Ta Wan ini sudah ada sejak lama atau memang menu baru, saya baru notice kalau di buku menu ada  Ayam Goreng Ta Wan, lalu saya coba order, dannnn...Ayam goreng Ta Wan-nya enakkk! Jadi dari beberapa waktu yang lalu setiap makan di Ta Wan saya tidak akan melewatkan untuk order Ayam goreng ini, kenapa? karena saya penasaran ayam ini dibumbuin apa sihhh kok bisa enak gini ^___^

Bumbu yang sangat dominan pada ayam goreng garing ini yang sangat terasa baik aroma ataupun rasanya menurut saya adalah Sauce Inggeris! kalau saya biasanya sih nyebutnya kecap inggris. Itu merupakan clue bagi saya untuk menentukan bumbu apalagi yang digunakan untuk membumbui ayam goreng ini. Kemudian saya juga sempat penasaran apakah mungkin bumbu ayam ini menggunakan Angciu (Arak Merah), Angciu dikenal sebagai penyedap rasa dan aroma pada masakan, konon katanya sering digunakan di restoran-restoran chinese food. Tapiiii karena Ta Wan sudah mempunyai sertifikasi Halal maka sepertinya Angciu tidak digunakan dalam bumbu memasaknya. Karena penasaran hampir saja saya membeli sebotol besar Angciu untuk melakukan uji coba, namun perdebatan di hati mengenai kehalal-an akan produk ini membuat saya ragu-ragu dan hanya bolak-balik di lorong bumbu sambil browsing...ini produk sebenarnya halal nggak sih?!?

Daripada memaksakan untuk menggunakan Angciu sementara beberapa sumber mengatakan bahwa Angciu Non Halal karena merupakan jenis minuman yang beralkohol, maka saya pun men-skip penggunaan angciu di resep ini, sedikit penjelasan mengenai Angciu bisa di baca di sini. Untuk melengkapi bumbu ayam goreng ini maka saya menggunakan substitute (pengganti) Angciu untuk menghilangkan kepenasaran saya. Dari berbagai sumber yang saya baca, Substitute untuk Angciu adalah campuran dari kecap asin dan perasan jeruk limau/lemon.

Saya sudah trial membumbui ayam goreng ini tanpa (pengganti) angciu dan yang menggunakan (pengganti)  angciu, untuk hasil saya lebih menyukai yang menggunakan (pengganti) angciu karena rasa dan aroma ayam gorengnya lebih nampol! Jangan khawatir dengan penggunaan perasan jeruk lemon pada rebusan air kaldu, karena rasa asam pada ayam sama sekali tidak akan terasa! Saya juga sudah trial menggunakan ayam broiler dan ayam kampung dengan dada yang sedikit montok pada resep ini, dua-duanya sama enaknya, hanya saja penggunaan ayam broiler yang dadanya benar-benar montok bagian dalamnya setelah digoreng tidak akan segaring yang menggunakan ayam kampung atau jika ingin bagian dalam ayam broiler garing, potong-potong sesuai selera saja dulu sebelum ayamnya di goreng yesss! ^____*

Warna dari ayam goreng ini coklat gelap kemerahan, sepertinya warna kemerahan pada ayam goreng ini didapatkan dari angkak yang memberikan warna merah alami pada masakan. Maka saya pun menggunakan angkak pada bumbu ayam goreng ini. Untuk penjelasan mengenai angkak bisa dibaca disini. Untuk rasa ayam goreng yang maksimal, biarkan bumbu meresap hingga ke bagian dalam daging ayam dengan merendam ayam di dalam kaldu berbumbu hingga keesokan hari (jangan lupa dipanaskan dulu sebelum ditinggal tidur ^__^) atau jika ayam telah dipisahkan/ditiriskan dari kaldu berbumbu, simpan ayam dalam chiller selama satu sampai dua hari, maka rasanya akan benar-benar meresap hingga ke tulang!

Ayam ini sekarang menjadi salah satu menu favorit kami di rumah, jika kakak sudah kenyang makan ayam goreng ala Ta Wan ini dengan sepiring nasi, lalu dia akan minta izin untuk memakan ayamnya tanpa nasi atau di gado/ditambulin dengan salah satu sambal ala Ta Wan resto yang saya sertakan juga resepnya di bawah. Oiyaa..Ayam goreng ini juga sekarang menjadi menu untuk bekal ke sekolah juga lohhh ^__^

Jika teman-temin bosan dengan menu Ayam goreng bumbu kuning, Ayam goreng sambal hejo atau Ayam goreng lengkuas, Ayam Goreng ala Ta Wan ini bisa melengkapi menu Ayam goreng teman-temin di rumah ^__^

Mari mlipirrr!!!



.: Ayam Goreng Ala Ta Wan :.
by: yurike sasaki



Bahan-bahan :
1ekor ayam broiler/kampung (ukuran kecil/sedang), potong menjadi 2 bagian memanjang dari dada bagian atas hingga ke brutu/potong sesuai selera, cuci bersih hingga kulit ayam kesat
1500ml air untuk merebus
10sdm kecap inggris
4sdm kecap asin 
1sdm air perasan jeruk limau/lemon (saya pakai lemon)
4siung bawang putih, memarkan
1 ruas jahe, memarkan
1sdm angkak, haluskan
2sdm saus tiram
3sdm minyak wijen
3sdt garam
1sdt penyedap rasa (optional)

Pelengkap :
Irisan kol dan serutan wortel

Sambal :
12bh cabai rawit merah
3siung bawang putih
1/4sdt garam
1/2sdt gula pasir
sejumput penyedap rasa (optional)
150ml air untuk merebus
2sdm minyak goreng untuk menumis

Cara membuat : Rebus cabai rawit merah dan bawang putih dengan 100ml air hingga layu. Angkat, tiriskan. Masukkan ke dalam cobek, ulek halus. Panaskan minyak goreng, masukkan sambal ke dalam wajan, tumis hingga harum, tuang 50ml air, garam, gula, dan penyedap rasa (jika pakai) masak hingga air menyusut. Angkat.


Angkak
Cara membuat Ayam Goreng ala Ta Wan :

Rebus air dalam panci hingga mendidih, Masukkan ayam, bawang putih, jahe, kecap inggris, kecap asin, air perasan lemon, saus tiram, minyak wijen, angkak yang telah dihaluskan, garam, dan penyedap rasa (optional). ungkep ayam hingga air menyusut, cicipi rasanya jika kurang bumbu tambahkan sesuai selera. Matikan api, biarkan selama kurleb enam jam ayam dalam kaldu berbumbu, tiriskan. (untuk hasil maksimal saya biarkan hingga keesokan hari)




Panaskan minyak dalam wajan, goreng ayam dengan api kecil sampai berwarna kecoklatan dan garing, angkat. Potong-potong ayam sesuai selera. Sajikan dengan sambal dan pelengkapnya. Ayam goreng ala Ta Wan siap disajikan untuk keluarga tercinta ^___^




Disantap dengan Nasi Hainan lebih mantap!
This is it!!! Ayam Goreng Ala Ta Wan Resto ^___^

Enjoy!

14 komentar:

  1. Halo mbak, hehe. Sudah pernah coba ayam aroma di resto xo suki? Enak banget rasanyaa. Penampilannya mirip banget kayak ayam ini. Atau ini emang sama, cuma beda nama aja ya? Saya cari2 resepnya tapi ga nemu2 soalnya hehehe ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallooo jugaa Mbak...sayangnya saya belum pernah cb makan d xo suki, jd gak tau sama atw nggak ya rasanya, tp kpn2 sy coba dehh jd penasaran juga hihihihi...atw mngkn Mbak Lisa bs cobain ayam goreng ini d Ta Wan resto spy bisa tau sama atau nggak rasanya ^___^

      Hapus
  2. Ahhh bener juga yaaa hehehe besok saya coba deh ke ta wan resto hihi. Btw makasih ya mbak yurike.. Sudah dijawab hehehe 😊🤗

    BalasHapus
  3. Halo mba yurike, kuah kaldu bekas rebusan ayam ini bisa untuk dibuat kremes gak ya? Terimakasih sebelumnya ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo Mbakk...sebaiknya jangan digunakan untuk kremesan ya mbak, krn rasa kaldu ayam grg ini terlalu setronggg hihihihi... utk kremesan pakai air biasa +santan saja udh enak mbak ^_*

      Hapus
  4. Saya juga suka banget . Kayak ada aroma kayu manis gt ya kak.. apa pakek ya.. abis wangi banget. Jd kangen pengen k tawan tp apa daya .. we must stay at home atm. Tx for sharing..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo...sama2 ya kak :) Saya belum pernah coba pakai kayu manis, mungkin bisa dicoba Kak supaya tau rasanya. tapi sepertinya menurut saya sih nggak pakai ya, karena rasa dan harum kayu manis itu ketara sekali. Semoga pandemi ini cepat berlalu yaaa supaya bisa ke Tawan lagi ^_^

      Hapus
  5. hallo selamat siang mba .. kebetulan saya lagi cari resep ayam goreng yg beda juga nih mba. itu beneran enak ya mba ayam gorengnya pake kecap inggris ? pake kecap inggrisnya merk apa ya mba yg enak ? hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo...kalau menurut saya sih lumayan enak ya Mbak. Saya pakai kecap inggeris merk sedap wangi ya, selamat mencoba.. semoga suka ^__^

      Hapus
  6. Hai mbak, salam kenal. Merk kecap inggris yg enak apa ya mbak? Terimakasih sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo Mbak dita, salam kenal juga yaaa...saya biasa pakai merk sedap wangi, atau mbak bisa juga kok pake merk yang lain, selamat mencoba :)

      Hapus
  7. Mba, kalo ga ada angkak, pengaruhnya hanya di warna ato ngaruh ke rasa ya, ngaruh banget gak kalo ke rasa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo kak, pengaruh banget utk rasa dan warnanya yaa dan sy blm nemu bahan penggantinya jika angkak tdk ada :) mungkin kalo penasaran banget pengen coba bs cari angkak d tokped atau shopee, sisa angkak (krn biasanya dijual agak banyak perkemasan) bisa dibuat ceker dimsum juga kalo suka olahan ceker resepnya ada d blog ini ^_*

      Hapus