.quickedit{ display:none; }

Jumat, 10 Oktober 2014

OOT : MENANAM TOMAT, BASIL & MINT

Menyelingi resep masakan serba kambing yang saya posting kemarin, yang mungkin bikin blenger bacanya hahahahah! Hari ini saya mau berbagi cerita tentang belajar bertanam sayuran yang saya lakukan di pekarangan rumah, yang tentunya kegiatan ini sangat bisa dilakukan oleh emak-emak yang memiliki profesi pengacara *pengangguran banyak acara* seperti saya ini wkwkwk!

Sebenarnya bibit Tomat, Basil dan Mint ini sudah saya beli sebelum kami berangkat berlibur akhir bulan lalu, tetapi karena menurut petunjuk yang ada di dalam kemasan, bahwa tanaman ini sangat butuh perhatian di 7 hari pertama, maka saya urungkan untuk segera menanamnya. Tadinya sih pengen menanam dengan cara Hidroponik, tetapi ternyata menanam hidroponik itu tidak sesederhana yang saya pikirkan, mungkin saya harus banyak membaca dulu dari pada salah ditengah jalan :D maka saya putuskan untuk menanam dengan cara konvensional saja, siapkan bibit, media tanam, kemudian tabur, beres deh!

Sekembalinya dari berlibur saya merasakan kondisi yang tidak nyaman pada betis, saya merasa pada bagian itu tumbuh konde dua kali lipat lebih besar dari biasanya! sungguh pegal sekali jenderal *sigh* jadi perlu waktu beberapa hari bagi saya untuk mengembalikan betis seperti sedia kala. Jadi yang saya lakukan hanya menengok kondisi pekarangan rumah yang seperti terbakar! Itu karena selama beberapa hari saya tinggal berlibur, seluruh tanaman yang berada di rumah sama sekali tidak tersentuh air, kebetulan si mbak pulang kampung dan tidak ada hujan sama sekali, sedih deh lihatnya :( hanya beberapa tanaman yang masih segar dan malah terlihat cantik ketika saya pulang yaitu anggrek dan pohon cabai rawit merah yang siap panen *meskipun hanya beberapa biji* hiihihihi..

Mengapa saya menanam cabai rawit merah? tentu jawaban saya adalah jawaban emak-emak banget :D paling tidak kalau saja harga cabai rawit merah sedang melonjak sampai ngalah-ngalahin harga daging, rasanya saya tidak perlu ikut ngomel-ngomel pada penjual di pasar seperti emak-emak lainnya, karena kebutuhan akan cabai rawit merah ini dapat dipenuhi dari hasil kebun sendiri hehehe...Kalau sudah begini ingin rasanya menanam semua jenis macam sayuran di rumah ^_^




Balik lagi ke Bibit tanaman Basil, Tomat dan Mint, tiap bibit saya beli dengan harga 49ribu, merknya Paris Garden, sudah termasuk bibit tanaman, pot, media tanam dan tips untuk menanam di dalam kemasannya. Awalnya agak pesimis akan bisa tumbuh karena cuaca sedang panas-panasnya, ternyata setelah proses penyemaian dan menunggu 3-4 hari, di dalam pot sudah muncul kecambah-kecambah mungil dalam jumlah yang lumayan cukup banyak, lalu saya biarkan sampai 7 hari sampai kecambah lebih tinggi dan kuat sehingga siap untuk dipindah ke pot yang lebih besar ^^

Bibit Tanaman Paris Garden Urban Farming
.: BASIL:.

Kenapa saya menanam basil? yah alasannya sebenarnya agak aneh hehehe...Jadi pada saat saya dan teman-teman mengadakan arisan dan ngumpul di Basilia Cafe, saya minum Ice tea yang dicampur dengan daun basil dan irisan lemon, dan itu rasanya segeeeeerrr banget *drooling* sejak saat itu saya berniat untuk menanam tanaman basil ini hiihi..yahh walaupun nantinya kalau saya panen tentunya tidak akan sesering saya menggunakan tomat ataupun cabe rawit merah, saya rasa gak ada salahnya menanam basil, siapa tau ada teman atau tetangga yang perlu daun basil juga untuk bikin masakan italia ^_^ secara kan jarang ya nemu fresh basil leaves di supermarket hihihihi...

Menurut info yang saya dapatkan dari wikipedia tanaman ini dapat disebut juga selasih, tlasih, basil, atau basilikum (Ocimum) tanaman ini adalah segolongan terna yang dimanfaatkan daun, bunga, dan bijinya sebagai rempah-rempah serta penyegar (tonikum). Berbagai bagian tumbuhan ini berbau dan berasa khas, kadang-kadang langu, harum, atau manis, tergantung kultivarnya. Beberapa di antaranya bahkan dapat membuat mabuk. Beberapa jenis selasih, misalnya kemangi, berasal dari Asia Tenggara, namun sebagian besar dianggap berasal dari anak benua India.

Sementara info dari detikfood yang saya baca, basil memang memiliki kemiripan dengan kemangi, adapun perbedaannya, daun basil lebih besar, lebar dan tebal, aromanya wangi, tajam dan sangat khas. Entahlah memang berbeda atau sama yang pasti saya pengen cepet panen supaya bisa bikin minuman yang menyegarkan ituuhh! ^_^

1. Tips menanam basil   2. Bibit Basil
                3. Beri batu untuk drainase  4. Masukkan media tanam, taburkan bibit, beri jarak 5mm               

1. Basil umur 3-4 hari    2. Basil umur 7 hari
             3. Basil umur 1 minggu, tingginya baru 1cm  4. Basil umur 2 minggu, daun bertambah banyak

Setelah beberapa bulan penampakan tanaman basilnya seperti foto dibawah ini ^___^

Saya tutup pot menggunakan jala/jaring supaya daun tidak terbakar sinar matahari,
aman dari tikus, dan air hujan yang berlebih
Basil berumur 1,5 -2bulan

Basil sebaiknya dipindah ke pot yang lebih besar maksimal 2 pohon dalam 1 pot
Basil berumur 3-4bulan
Basil berumur 4-5 bulan saya pindah ke tanah (pekarangan samping rumah)
Basil berumur 6-7bulan
Basil siap dipanen ^^
 .: TOMATO :.

Sebenarnya yang ingin saya tanam itu cherry tomato, tapi ternyata stocknya sedang kosong, jadinya saya beli bibit tomat yang ada saja. Mungkin lain kali jika saya ke supermarket saya akan beli cheery tomato lalu akan saya ambil bijinya, kemudian dijemur seperti arahan si Mbak, katanya dia sih bisa dijadikan bibit setelah proses penjemuran, saya rasa dengan cara itu biaya untuk menanam cherry tomato lebih murah ketimbang harus beli bibit yang sudah jadi, karena untuk mendapat 1 pack cherry tomato saya hanya perlu membeli dengan harga 5ribu rupiah, murah bingit kaannn?! ^____^

Menurut  informasi yang saya baca dari wikipedia mengenai Tomat, berdasarkan penampilan terdapat buah tomat dengan kisaran warna dari hijau ketika masak, kuning, jingga, merah, ungu (hitam), serta belang-belang. Dari ukuran dan bentuk, orang mengenal kelompok tomat :
  • granola yang bentuknya bulat dengan pangkal buah mendatar dan mencakup yang biasanya dikenal sebagai tomat buah (karena dapat dimakan langsung),
  • gondol yang biasa dibuat saus dengan bentuk lonjong oval (biasanya yang ditanam di Indonesia adalah kultivar 'Gondol Hijau' dan 'Gondol Putih', dan keturunan dari kultivar impor 'Roma') dan termasuk pula tomat buah,
  • sayur adalah tomat dengan buah biasanya padat dan dipakai untuk diolah dalam masakan
  • ceri (tomat ranti) yang berukuran kecil dan tersusun berangkai pada tangkai buah yang panjang.
Kenapa saya harus menanam tomat? Saya suka sekali lihat pohon tomat apalagi kalau pas lagi berbuah, cantik banget deh ^^ kemudian alasan lainnya adalah, tomat merupakan sayuran/buah yang sering saya gunakan untuk memasak terutama kalau bikin sambal, rasanya kalau gak pake tomat kurang nendang yaa jadi menurut saya tidak ada alasan untuk tidak menanam tomat, selain buat memasak tomat juga bisa langsung dimakan ataupun dibuat jus yang menyegarkan *glek*, semoga tomat-nya beneran bisa berbuah ya gals hahahah!

 1. Tips menanam tomat    2. Bibit tomat
                 3. Beri batu-batu kecil utk drainase 4. Masukkan media tanam, taburkan bibit, beri jarak 5mm   

1. Tomat umur 3-4 hari    2. Tomat umur 7 hari
          3. Tomat umur 2 minggu  4. Daun bertambah banyak


Setelah beberapa bulan penampakan pohon tomat seperti dibawah ini ^___^






.: MINT :.

Daun mint? jarang-jarang kan orang mau nanem daun ini hahahhah! yang ada di pikiran saya ketika menemukan kemasan bibit ini adalah, jika saya panen, daun mint ini akan saya gunakan sebagai garnish pada makanan yang saya buat atau akan saya buat sebagai campuran bahan minuman yang menyegarkan! that's all!

Penjelasan yang sangat singkat, padat dan jelas saya dapatkan dari wikipedia mengenai daun mint ini. Ini dia : Mentha (Mint) merupakan sebuah genus yang terbagi menjadi 25 spesies. Tanaman ini biasanya ditanam di Eropa, Asia, Afrika, Australia, dan Amerika Utara. Daun mint, khususnya digunakan sebagai makanan, minuman, pasta gigi, permen karet, dan permen.

Tentunya saya tidak akan membuat pasta gigi, permen karet ataupun permen dengan daun mint ini :D paling tidak daun mint ini mungkin bisa saya kunyah saja ketika sedang kehabisan pasta gigi...wkwkwkwk!

Sayangnya ketika berumur 3 hari, pot tanaman mint ini diseruduk burung-burung merpati, jadinya saya harus menanam dari awal lagi, sehingga umur daun mint ini berbeda dengan basil dan tomat yang sudah lebih dulu saya tanam, tapi lucu deh meskipun sudah berumur satu minggu daun mint ini nyaris gak terlihat loh! hiihihii..check it out!

1. Tips menanam Mint    2. Bibit Mint
          3. Beri batu-batu kecil utk drainase  4. Masukkan media tanam, tabur benin beri jarak 5mm

Daun Mint umur 7 hari
Tanaman Basil dan Tomat berumur 2 minggu, sementara Mint berumur satu minggu. Setelah ini saya mungkin akan mencoba menanam tanaman lain sambil menunggu perkembangan tanaman-tanaman ini. nggak sabar nunggu mereka berumur 30 hari deh kira-kira seperti apa yaaaa?

Saya akan meng-update perkembangan Basil, Tomat dan Mint-nya untuk saya ceritakan di blog tercinta ini, see you! ^_^


Happy Gardening!


















Selasa, 07 Oktober 2014

Nasi Briyani

Akhir bulan lalu saya dan keluarga pergi berlibur ke Johor Bahru dan Singapore, di dua negara ini menu makan kami gak jauh-jauh dari nasi lemak, nasi briyani dan minumnya teh tarik. Entah kenapa selalu penasaran untuk makan menu itu meski sebenarnya di Indonesia yang jualan nasi beginian sudah banyak, tentunya dengan nama yang berbeda...misalnya saja nasi lemak kalau di sini kan nasi uduk kemudian nasi briyani di sini umum yang jual nasi kebuli. Tapi tetep aja pengen makan menu itu, mungkin karena makannya di negara orang sensasinya jadi berbeda yakk ^_^

Fyi, Penyebutan nama dari hidangan Nasi Briyani itu bermacam-macam gals, ada yang menyebutnya dengan nama Biryani (Nastaliq: بریانی ; bahasa Hindi: बिरयानी) atau biriani (beriani) adalah hidangan berupa nasi, biasanya dari beras basmati yang dimasak bersama rempah-rempah, sayuran, atau daging. Di Indonesia dan Malaysia, hidangan ini disebut dengan tambahan kata nasi (nasi biryani, nasi briyani, nasi briani, atau nasi beriani). Nama hidangan ini berasal dari bahasa Parsi, beryā(n) (بریان) yang berarti goreng atau panggang (source: wikipedia).

Dari beberapa restaurant yang menyajikan hidangan khas timur tengah yang pernah kami coba, menurut saya, rasa Nasi Briyani dan Nasi Kebuli bedanya tipis sekali, entah karena saya melihat warna dan rempah-rempah yang digunakan hampir sama sehingga rasa-rasanya tidak ada yang bisa membedakan diantara kedua masakan ini kecuali namanya. Rasa ingin tahu saya pun akhirnya membuat saya ingin mencari informasi apa sih bedanya Nasi Briyani dan Nasi Kebuli itu??

Jawaban yang sangat sederhana dapat saya temukan melalui wikipedia, dan memang tidak perlu penjelasan yang panjang lebar untuk mengerti perbedaan dua jenis masakan ini, mau tau juga? silakan baca di sini perbedaan antara Nasi Briyani dan Nasi Kebuli.

Berhubung sisa daging kambing saya masih banyak, akhirnya saya coba buat Nasi Briyani versi saya yang cara pembuatannya sama dengan nasi kebuli yang pernah saya posting disini. Perbedaannya hanya di bumbunya saja. Sebenarnya pelengkap Nasi Briyani tidak harus selalu daging kambing, tapi bisa juga menggunakan daging sapi, daging ayam ataupun seafood sekalipun! hanya saja lagi-lagi menurut saya rasanya memang lebih nampol jika menggunakan daging kambing...hehehehe

Dalam membuat Nasi Briyani ini yang saya gunakan beras biasa, karena untuk menemukan beras basmati di Semarang tentunya memerlukan usaha yang besar itupun mungkin belum tentu dapat karena jenis beras basmati sulit ditemukan disini. Pada umumnya nasi Briyani itu nasinya ngeprul alias gak lengket, maka saya tidak menggunakan banyak susu cair dalam menanaknya agar nasi briyani buatan saya bisa ngeprul prullll :D

Dan supaya rasanya beneran berasa Nasi Briyani, maka sayapun nekat untuk membeli Minyak Samin ukuran 2kg *karena gak nemu ukuran kecil* hanya untuk menghilangkan rasa penasaran saya saja! haahahahahh...apakah dengan menggunakan minyak samin rasanya beneran lebih ajib atau nggak, dan ternyata tidak sia-sia saya membelinya ^^


Minyak Samin cap Onta 2kg
Begitu disantap, Hubby dan si cantik bilang kalau rasanya udah Nasi Briyani banget, enak bun! hubby sampai nambah-nambah terus...hihihi...berarti berhasil nih bikin Nasi Briyani-nya...senangnya hatikuuw ^_^

Mau coba bikin Nasi Briyani? Kemonnn!

Nasi Briyani
.: by: yurike sasaki .:


Bahan-bahan :
4sdm minyak samin
1bh bawang bombay, cincang halus
5cm kayu manis
7butir cengkih
5butir kapulaga
750gr daging kambing, potong-potong
500ml air
500gr beras, cuci tiriskan
350ml susu cair
minyak untuk menggoreng secukupnya

Haluskan :
15 butir bawang merah
10 siung bawang putih
2,5 sdt garam
1/4butir pala
2sdt ketumbar, sangrai
1sdt merica, sangrai
1sdt jinten, sangrai
10cm kunyit

Pelengkap :
Sambal ati ampela
Bawang goreng
Kerupuk emping 

Cara membuat :

Panaskan wajan, masukkan minyak samin, tumis bawang bombay hingga layu, masukkan bumbu halus, tumis hingga wangi dan matang. Masukkan kayu manis, kapulaga, dan cengkih, aduk rata hingga wangi, masukkan daging kambing, masak hingga berubah warna.

Tuangi air, masak hingga daging kambing empuk dan airnya benar-benar surut (yang tersisa hanya bumbu ungkepannya), angkat. pisahkan bumbu ungkepan dari daging, sisihkan.




Kukus beras kurleb 30 menit atau hingga 1/2 matang, angkat. Taruh beras dalam panci, tuangi susu, masak di atas api sambil diaduk rata, hati-hati jangan sampai bawahnya berkerak, angkat. Tuang bumbu ungkepan daging ke dalam nasi yang telah ditanak, aduk rata. Kukus kembali nasi kurleb 30 menit atau hingga matang. angkat. Sambil menunggu nasi matang, goreng daging kambing sampai berwarna kecoklatan/garing. angkat


Siapkan piring, tata nasi briyani di atasnya tambahkan daging kambing yang telah digoreng garing, sajikan dengan zalatah, sambal ati ampela dan krupuk emping.

This is it!!! Nasi Briyani ^^

Baca juga Resep Olahan nasi lainnya ^_^
#Nasi Kebuli Kambing  
#Nasi Liwet Bandung
#Nasi Lemak Ayam Bakar Bumbu Rujak 

Selamat mencoba :)














Minggu, 05 Oktober 2014

Sate Maranggi ala Cibungur

Kalau ngomongin sate kambing pasti langsung inget Sate maranggi Cibungur Purwakarta dan es kelapa mudanya beuhhh maknyusss! lokasinya di Jalan Raya Cibungursari (Cikampek - Purwakarta) Jawa Barat, jadi kalau pas lewat purwakarta jangan lewatkan berkuliner disini yakk gals ajibbb bingittts ^_^

Hari ini saya punya banyak sekali daging kambing, yahh karena memang baru saja dapat jatah hahahah! pasti taulah jatah apaan ^_^ Sebenarnya sudah beberapa kali sate maranggi ala cibungur ini saya buat, dan beberapa kali juga saya revisi sampai dengan saya menemukan yang benar-benar cocok di lidah. 

Hampir setiap resep sate maranggi yang saya baca selalu memanggang sate dalam kondisi mentah, tapi yang saya rasakan ketika makan beberapa kali di RM Sate maranggi Cibungur, sepertinya sebelum di panggang si satenya sudah mengalami proses pemasakan sebelumnya *ini sambil makan berpikir sangat keras..hahahha* dan yang terlintas di pikiran saya kalau sate maranggi ini mungkin di kukus dulu sebelum dipanggang!

Dan akhirnya setelah bereksperimen dengan membagi daging sate menjadi 2 bagian yang satu dibiarkan mentah dan sebagian lagi di kukus jadi tau deh sekarang kalau sate marangginya memang lebih mirip rasanya kalau di kukus dulu *wink-wink*

Nah setelah siap dengan bahan-bahannya mari kita nyateee pemirsaa, untuk es kelapa jeruknya bisa dibuat di rumah juga looh dijamin segerrrrr ^_^

Kemonnnn!!!

Sate Maranggi ala Cibungur
.: by: yurike sasaki .:


Bahan-bahan :
500 gr daging kambing/sapi, potong dadu
2 lembar daun pepaya
kecap manis secukupnya
tusuk sate

Haluskan : 
1sdt garam
2sdt ketumbar
 2 ruas lengkuas muda, parut
3sdm gula merah

Cara membuat :
Balurkan bumbu halus ke potongan daging kambing/sapi hingga rata.


Tusukkan satu persatu daging berbumbu ke tusuk sate sampai potongan daging habis. Bungkus daging sate dengan daun pepaya, agar bumbu meresap biarkan kurleb 1-2jam. Panaskan dandang, kukus daging sate, kurleb 15-20menit, angkat (saya buat dua versi, satu bagian saya kukus, sebagian lainnya saya biarkan dalam kondisi mentah)


Kiri :Daging sate mentah ; Kanan : daging sate yang telah dikukus sebelum dipanggang

Siapkan panggangan sate, nyalakan api, tunggu sampai muncul bara api pada arang. Pindahkan daging sate ke dalam piring, sesaat sebelum di panggang, beri kecap manis secukupnya, bolak-balik daging sate agar kecap merata, letakkan satu persatu daging sate di atas panggangan, bolak balik agar matangnya merata, panggang hingga berubah warna/ matang, angkat.


Sate Maranggi siap disajikan, dengan nasi timbel dan sambal tomat
This is it!!! Sate Maranggi a la cibungur ^^
Sambal Tomat

Bahan-bahan :
15bh cabe rawit
2 buah tomat, iris-iris tipis
1/2sdt garam
1/2sdt gula putih 

Cara membuat sambal :
Ulek kasar cabe rawit, garam dan gula, tambahkan irisan tomat, aduk rata. Sambal tomat siap disajikan.

This is it!!! Sambal Tomat ^^
   

Baca juga resep olahan daging kambing lainnya ^_^

Selamat mencoba :)



Rabu, 01 Oktober 2014

Macaroni Schotel

Gak akan bosen-bosen deh makan cemilan ini *haahhhh cemilannn??!?* wkwkwkwk...yah bagi keluarga kami macaroni schotel ini termasuk dalam kategori kudapan hihihi...jadi abis makan ini masih wajib makan nasi  lhooo ^_^

Well, kalau biasanya membuat macaroni schotel ini satu resep dan kemudian dimasukkan ke dalam cup-cup alumunium foil ukuran kecil, kali ini saya membuat 1/2 resep saja dan kemudian dimasukan ke dalam sebuah mangkuk pyrex yang ternyata lebih menghemat tempat penyimpanan di kulkas *yaiyalahhh yaa* tadinya saya lebih suka menggunakan cup alumunium karena setiap makan itu porsinya gak terlalu banyak, ini sebenarnya agar saya masih tetap bisa mengontrol pola mengemil saya, daaaaaan setelah menggunakan mangkuk pyrex, macaroni schotel yang saya makan tidak terkontrol, setelah mengambil 1 slice, saya masih memotong untuk potongan yang kedua *hadehhh...semoga dengan perasaan bersalah ini  potongan-potongan macaroni schotelnya tidak akan menjadi lemak di badan yakk hahahahahh! *wink-wink*

Saya masih menggunakan resep yang sama dengan Macaroni yang sudah pernah saya posting di sini di macaroni ini bedanya selain saya buat 1/2 resep juga tidak menggunakan daging sapi giling, karena pas stok-nya habis di kulkas jadi pake bahan seadanya saja hihihi... yang penting rasanya enak..enak..enak!

mari kita kemon gals!

Macaroni Schotel
.: source : cakefever modified by : yurike sasaki .:

Bahan-bahan :
125gr macaroni elbow, rebus 3/4matang (masukkan 1sdm minyak goreng agar tidak lengket), tiriskan
100gr keju cheddar, potong dadu
198gr kornet
10bh sosis sopini, potong dadu
1bh bawang bombay, cincang halus
2siung bawang putih, cincang halus
margarin secukupnya untuk menumis
1sdt kaldu bubuk (saya pakai 1 bungkus kaldu bubuk ayam)
1/2sdt merica
1/4sdt pala
1sdt gula pasir (sesuai selera)

Aduk rata :
300cc susu UHT full cream (saya pakai Susu Ultra)
3butir telur, kocok lepas

Bechamel sauce
1sdm margarin
2sdm tepung terigu
250cc cucu cair (saya pakai Susu Ultra)
garam secukupnya
merica secukupnya
50gr keju mozzarella (optional, bisa juga cheddar cheese, parut)

Topping :
100gr Keju Mozzarella, parut

Cara membuat :
1. Panaskan kukusan, lapisi tutupnya dengan serbet
2. Panaskan wajan, masukkan margarin, tumis bawang bombay dan bawang putih sampai wangi, masukkan kornet dan potongan sosis, lalu tambahkan kaldu bubuk, merica, pala dan gula pasir, aduk rata. Cicipi rasanya sesuaikan dengan selera. angkat.
3. Masukkan macaroni yang telah direbus 3/4 matang kedalam campuran susu dan telur, aduk rata. Kemudian masukkan tumisan kornet dan potongan keju cheddar, aduk rata.Tuang kedalam mangkuk pyrex, kukus kurleb 15-20menit

macaroni schotel siap dikukus
4. Sementara mengukus siapkan Bechamel Sauce : Lelehkan margarin, masukkan tepung terigu aduk cepat sampai rata, tuang susu sedikit demi sedikit sambil diaduk cepat agar tidak menggumpal, tambahkan keju mozzarella, garam, dan merica, angkat.

Bechamel Sauce
5. Keluarkan macaroni dari kukusan, tuangkan bechamel sauce hingga merata, taburi mozzarella parut di atasnya, panggang sampai berwarna kuning kecoklatan (saya panggang sampai keju mozzarelanya melted gak sampai kecoklatan) angkat.

Macaroni Schotel yang sudah dituang bechamel sauce diatasnya

Taburi keju mozzarella parut

Panggang sampai keju melted
6. Potong-potong macaroni schotel, lebih mantap disajikan hangat-hangat ^^

potongan cheddar cheese dan mozzarella-nya berasa bingiitt *yumm!
This is it!!! Macaroni Schotel ^^
Selamat mencobaa :)

Minggu, 21 September 2014

Sop a la Alam Indah Resto

Kok ala Alam Indah? abisan sopnya enak sihhh hehehehe ^_^

Sop di restoran Alam Indah Semarang menurut saya enak sekali, banyak banget deh isinya, ada jamur kuping putihnya kenyal2 kress kalau di makan hehehehe,  rasanya beda banget dengan sop2 yang biasanya, ini memang sayur sop yang spesial. Sop ala Alam Indah ini sudah beberapa kali saya praktekkan cuma baru sempet saya posting sekarang hihihi...

Hari ini si cantik juga request ceker ayam dimsum, resepnya bisa di lihat disini. Kalau sudah bosen dengan sop yang biasa gak ada salahnya coba resep ini gals ^^

Kemonn!

Sop ala Alam Indah
.: by : yurike sasaki .:

Bahan-bahan :
100gr ayam tanpa tulang, iris tipis
50gr daging sapi, iris tipis
10bh telur puyuh matang, kupas, cuci
10bh sosis sopini, potong bulat
10bh jamur kancing, iris2
1bh jamur putih kering, rendam, buang bagian yang berwarna kuning, potong2
2bh wortel, kupas, iris
6btg sawi hijau, cuci bersih, potong2
100gr kembang kol, potong2
3bh bawang putih, geprek
1sdt garam
1/2sdt merica bubuk
1/2sdt penyedap rasa (optional)
1sdm minyak wijen
1/2sdm kecap inggris
1500ml air

Cara membuat :

1. Dalam panci : Didihkan air bersama bawang putih yang sudah digeprek, masukkan irisan ayam, dan irisan daging sapi, biarkan mendidih. Masukkan wortel, garam, merica bubuk, penyedap rasa (jika pakai), minyak wijen dan kecap inggris, masak hingga daging dan wortel empuk
2. Masukkan telur puyuh, sosis, jamur kancing, jamur putih dan kembang kol, cicipi rasanya jika kurang garam tambahkan sesuai selera

Jamur kuping putih , source: mr jac
3. Sesaat sebelum diangkat, masukkan potongan sawi hijau, masak sebentar saja, angkat.
4. Sop ala Alam Indah siap disajikan, lebih lezat disantap hangat2.

This is it!!! Sop ala Alam Indah ^^

Selamat mencoba :)


Sabtu, 20 September 2014

Rempeyek Rebon Daun Jeruk

Niatnya sih mau bikin peyek kacang ijo, tapi yang kebayang kok malah peyek rebon yakkk ^^

Hubby suka banget sama peyek rebon daun jeruk ini, setoples bisa abis sama dia sendiri. Katanya kalau udah makan peyek gak bisa brenti ngunyah bun! *alesan* wkwkwkwkw...

Rempeyek rebon daun jeruk ini rasanya gurih, ada wangi daun jeruknya, renyah pula! enak deh pokoknya. Saya selalu memakai takaran kira2, jadi gak pernah ada ukuran yang pas dalam membuat peyek rebon ini, seadanya bahan aja. Menurut saya peyek rebon ini tanpa bahan telur dan santan sudah renyah dan enak, dijamin cepet abis kalo udah masuk toples hehehehe..

Kemonnnn gals!

Rempeyek Rebon Daun Jeruk
.: by : yurike sasaki .:


Bahan-bahan :
150gr Tepung beras
50gr Udang rebon
10lbr daun jeruk, buang tulangnya, iris tipis2
1sdt garam
1/2sdt penyedap rasa (optional)
air secukupnya
minyak untuk menggoreng

Cara membuat :

1. Dalam mangkuk, masukkan tepung beras, garam, penyedap rasa (jika pakai), dan air. Aduk rata, masukan udang rebon dan irisan daun jeruk (cicipi rasanya jika kurang garam tambah sesuai selera)
2. Panaskan minyak dalam wajan dengan api kecil, ambil satu sendok sayur adonan rempeyek, tuang ke sisi penggorengan agar rempeyeknya tipis2, siram2 rempeyek dengan minyak agar terlepas dari penggorengan, goreng hingga berwarna kuning kecoklatan, angkat. tiriskan.
3. Masukkan rempeyek rebon ke dalam wadah kedap udara.
4. Rempeyek rebon daun jeruk siap dinikmati

This is it!!! Rempeyek rebon daun jeruk ^^

Selamat mencoba :)

Ikan Pesmol a la IBC

Beberapa waktu lalu sepulang dari Timor leste hubby ngajakin dinner di IBC, saya sendiri sudah lama buanget gak makan d sini jadi lupa rasanya kek apa :D

Menurut saya yang spesial di resto ini Ikan Pesmol dan karedoknya, kalau ayam goreng dan lain sebagainya rasanya sih standart. Saking enaknya si ikan pesmol ini, saya jadi penasaran untuk coba bikin di rumah hehehehee...

Ikan pesmol ini cocok disantap dengan nasi liwet, resepnya sudah pernah saya posting di sini

Oiya, waktu makan di IBC ikan yang dipesmol itu ikan gurame, tapi hari ini saya coba pakai ikan nila, rasanya sama enaknya kok ^_^

Mau coba masak ikan pesmol ala IBC juga? barengan bikin yukkk :)

Ikan Pesmol ala IBC
.: by : yurike sasaki .:

Bahan-bahan:
2ekor ikan nila (bisa diganti sesuai selera), cuci bersih, kerat2 badannya, lumuri jeruk nipis dan garam biarkan kurleb 15-20menit, cuci, tiriskan.
1bh jeruk nipis, ambil airnya
1sdt garam
1batang serai, geprek
2lbr daun salam
3cm lengkuas, geprek
1bh tomat, iris2 melintang
cabe rawit merah+hijau, secukupnya
1sdm gula pasir
1sdt penyedap rasa (optional)
500ml air
minyak goreng secukupnya
Bumbu yang dihaluskan:
6butir bawang merah
4siung bawang putih
1sdt ketumbar
1/2sdt garam
4bh kemiri
5cm kunyit
2cm jahe
Cara membuat :
1. Panaskan minyak dalam wajan, Goreng ikan sampai  berwarna kuning kecoklatan, angkat
2. Tumis bumbu halus, masukkan serai, daun salam, dan lengkuas, tumis hingga bumbu harum dan matang. Tuang air, biarkan mendidih. Masukkan ikan, gula dan penyedap rasa (jika pakai) ungkep sampai air menyusut (cicipi rasanya jika kurang garam/gula tambahkan sesuai selera). Sesaat sebelum diangkat masukkan cabe rawit dan potongan tomat. Angkat.
3. Ikan pesmol ala IBC siap disajikan, lebih nikmat disantap dengan nasi liwet dan sambal terasi :)
This is it!!! Ikan Pesmol ala IBC ^^

Selamat mencoba :)