.quickedit{ display:none; }

Sabtu, 29 Agustus 2015

Martabak Manis Coklat-Kacang #Part 2 Masih Empuk Sampai Besok!

Beberapa waktu lalu setelah beli krim muka di klinik kecantikan langganan, saya mlipir sebentar ke Tbk Fortune yang berada tepat disebelahnya. Saat itu yang saya lakukan hanya window shopping, kemudian mengambil brosur kursus memasak. Dalam brosur sudah terjadwal dalam satu bulan akan diadakan kursus apa saja, saya baca jadwalnya hingga sampai pada deret minggu ke-3, ada yang menarik perhatian saya di deretan itu, ada jadwal dengan materi Martabak Manis/Kue Bandung dong!!! deret jadwal kursus selanjutnya langsung dicuekin!! ^_____^

Nahhhh ini diaaaaa...iniiiniihhh...yang kemarin jadi PR kenapa si martabak keju-susu nggak bisa kenyal dan empuk bakalan dapet jawabannya segera! Untungnya hari sabtu nggak ada acara kemana-mana jadinya bisa daftar untuk ikut kursusnya. Begitu dateng ternyata nggak cuma ibu-ibu aja, ternyata ada bapak-bapak juga, saya pikir mereka niat ikutan kursus pasti buat jualan, nggak mungkin kan cuma karena iseng ikut kursus bikin martabak seperti saya  wwkwkwk..

Dalam sesi kursus banyak sekali tanya jawab dengan chef-nya, kenapa harus pake tepung ini, kenapa nggak pakai baking powder, kenapa harus pakai susu uht, bagaimana jika air yang digunakan diganti susu seluruhnya, mengapa adonan harus ditepok-tepok, kenapa permukaan atas martabak harus bersarang, dan masih banyak pertanyaan lainnya ^^

Nahhh, jika di resep martabak sebelumnya saya bilang bahwa untuk membuat homemade martabak manis nggak ribet, saatnya saya berbagi pengalaman membuat martabak yang "menurut saya" selain harus niat harus spare tenaga lebih, kenapa? untuk membuat adonan ini tangan kita harus udah siap pegel-pegel ^___^  terbukti tangan kanan saya agak-agak kemeng gimanaaa gitu setelah membuat adonan ini, bayangkan 60 menit nepok-nepok adonan tanpa berhenti?!?! gak mungkin gak kemeng kaaaannn! *langsung telepon tukang massage* hahahahah!

Meskipun harus merasakan tangan yang kemeng, tapi hasil martabak ini membuat rasa kemengnya terobati, rasanya enak dan empuk (meskipun tekstur kenyalnya nggak ada) tapi yang saya suka sampai besok pun martabak ini masih tetap empuk loh!

Baiklah, sudah panjang lebar curcolnya wkwkwkwk.... saya akan berbagi resep hasil kursus yang saya ikuti, resep ini bisa digunakan juga untuk resep martabak mini, saya hanya membuat 1/2 resep saja hasilnya jadi 2 loyang martabak manis dengan tetap menggunakan teflon uk.18cm

Siapa bilang kita nggak bisa bikin martabak yang enak dan empuk di rumah? Jika teman-temin mempunyai niat untuk menjual martabak,  gak ada salahnya trial dengan resep ini ^^

Yukk eksekusi :)


.: Martabak Manis Coklat - Kacang :.
source: fortune cooking class, modified by : yurike sasaki


Bahan-bahan Martabak untuk 2 loyang uk. 18cm:

160gr terigu protein sedang (saya pakai tepung merk Bola-bola salju)
35gr terigu protein tinggi (saya pakai merk Golden Crown)
40gr gula pasir
150ml air matang
130ml susu cair UHT 
1/4sdt vanilli bubuk
1/4sdt garam
2butir kuning telur
1/2 sdt soda kue

 Note : saya mengganti air dengan susu, jadi bahan cair saya ganti dengan susu seluruhnya

Topping & Pelengkap :
Margarin untuk mengoles
gula pasir
kacang sangrai tumbuk
coklat meises
susu kental manis, sebagai perekat


Cara membuat :
Dalam wadah, masukkan terigu, gula pasir, garam, dan vanilli bubuk, aduk rata, buat lubang ditengahnya. Kocok kuning telur, tuang ke dalam susu UHT, aduk hingga rata. Tuang air dan susu ke tengah adonan terigu, aduk hingga rata (diaduk berputar, adonan jangan diremas). tepuk-tepuk adonan dengan telapak tangan hingga kedasar wadah selama 30 - 60 menit. Saring. Tutup adonan dengan plastic wrap/kain, istirahatkan adonan kurleb 3jam. Bagi dua adonan sama banyak. (jika sebagian adonan tidak akan dibuat saat itu juga, masukkan ke dalam kulkas)



Panaskan teflon dengan api kecil, campur soda kue dengan 1sdm air, aduk rata. Tuang cairan soda kue ke dalam adonan martabak, aduk hingga benar-benar rata. diamkan kurleb 5 menit sambil menunggu teflon panasnya merata. 



Tes panas teflon dengan menuang satu tetes adonan, jika sudah benar-benar panas, tuang seluruh adonan, sapukan adonan ke pinggiran teflon menggunakan sendok sayur agar terbentuk pinggiran yang kokoh. Tunggu hingga keluar gelembung-gelembung di permukaan atas adonan, biarkan gelembung pecah dan membentuk rongga-rongga yang besar (mengapa harus berongga? supaya olesan mentega bisa masuk ke dalam rongga-rongga dan membuat tekstur martabaknya tetap empuk). jika permukaan martabak sudah tidak basah, taburkan gula pasir secukupnya, tutup teflon kurleb 3menit. Angkat martabak.


Beri martabak topping meises dan kacang sangrai, terakhir beri susu kental manis sebagai perekat agak coklat meises dan kacang sangrai tidak berantakan pada saat martabak di lipat dan dipotong-potong. Letakkan pisau di tengah-tengah kemudian potong martabak menjadi dua bagian, tumpuk jadi satu. Potong-potong martabak sesuai selera. 

Martabak Manis Coklat-Kacang siap dinikmati dengan keluarga tercinta, Martabak lebih enak dinikmati selagi panas/hangat *yummmm





This is it!!! Martabak manis coklat-kacang *yummm!

Enjoy!




Senin, 03 Agustus 2015

Martabak Manis Keju - Susu #Part 1

Resep ini sudah lama saya bookmark tapi belom pernah saya coba untuk eksekusi, penasaran sih kek apa rasanya makan martabak manis buatan sendiri heheheh...coba bikin martabak ini bukan mau nyaingin martabak terang bulan atau yang disini terkenal dengan sebutan kue bandung loh >,< tapi kalau enak kenapa nggak?!? Lohhh!!! *labil* behahaha!

Lihat resep ini nggak sengaja, tadinya lagi cari resep cupcake yang dari dulu pengen bikin tapi gak pernah dibikin  :D kemudian searching resepnya, dan akhirnya nyungsep di blognya Mama Aisyah. Dari yang tadinya mau catet resep cupcake malah jadi catet resep martabak manis teflon *salahfokus* wkwkwkwk...yah paling nggak kalau mau bikin cupcake udah tau deh nanti mlipirnya kemana ^___^

Sebenarnya adonan yang saya buat ini saya inapkan semalam gegara kita (bertiga) pengen makan Udang gorengnya Pak Heksa yang maknyus ituh, yang tadinya mau bikin martabak ini buat snack sambil nonton serial Castle kesukaannya Hubby jadi gatot padahal udah bikin adonannya tinggal nambahin soda kuenya doang. Daripada nggak kemakan akhirnya adonan martabaknya saya masukkan kulkas untuk dieksekusi besok pagi.

Nah baru pagi ini kesampaian eksekusi, kenapa judulnya saya beri tambahan Part 1 karena hasil martabak ini belum mirip dengan martabak (Kue Bandung) abang-abang yang biasa saya beli, Rasa martabak ini sudah enak, hanya saja (menurut saya) kurang kenyal. Ini jadi PR buat saya gimana caranya supaya adonan martabaknya bisa kenyal seperti yang biasa dapet beli :)

Sama dengan Mama Aisyah, saya juga menggunakan teflon untuk membuat martabak ini, diameter teflonnyanya sama kurleb 18cm, dari resep yang dicantumkan saya hanya membuat 1/2resep saja jadinya 1 loyang martabak manis, kulit martabaknya setelah jadi tebal sekalii, karena kami suka martabak yang kulitnya tipis maka lain kali 1/2 resep ini bisa jadi 2 loyang martabak. Buat yang suka kulitnya tebal maka takaran adonan ini sudah sangat pas sekali ^___*

Pasti mikir cara bikin martabaknya ribet kan? percaya deh bikin homemade martabak manis ini nggak seribet yang dibayangkan, jadiiii ayooo bikinn!

Kemon mlipir :)

.: Martabak Keju - Susu #Part 1:.
source : Mama Aisyah modified by : yurike sasaki


Adonan untuk 1buah loyang uk. 18cm

Bahan-bahan :
125gr tepung terigu serbaguna
1/2sdt baking powder
1/4sdt garam
1/4sdt vanili bubuk

Campur semua bahan kering diatas, ayak supaya tercampur rata.

40gr gula pasir
175ml susu cair
1 butir telur utuh
1/4sdt soda kue

Bahan Olesan & Taburan: 
Margarin, secukupnya
Keju cheddar, secukupnya,  parut memanjang
Susu kental manis, secukupnya
1sdm gula pasir (optional, sesuai selera)

Cara membuat :
Dalam wadah yang berisi bahan kering, masukkan gula pasir, aduk rata, buat lubang di tengah.
Kocok telur, tuang kedalam susu cair, aduk hingga rata dengan garpu, tuang cairan telur dan susu ke tengah adonan tepung, aduk rata dengan whisk, jangan overmix aduk saja hingga rata.
Diamkan adonan, tutup dengan serbet kurleb 30 menit.


Masukkan soda kue, campur rata. panaskan teflon dengan api sedang hingga panas kurleb 5 menit. Setelahnya kecilkan ke api yang paling kecil tutup teflon agar panasnya merata dan stabil.

Tuang adonan, besarkan api (sedikit lebih besar dari api terkecil) ratakan adonan ke sekeliling dinding teflon dengan menggunakan sendok sayur, tunggu hingga muncul gelembung-gelembung keluar banyak dan pinggiran adonan mulai mengering, taburkan gula pasir, tutup kembali teflon, kecilkan api hingga adonan matang.

Setelah permukaan kering (tidak lengket) dan pinggiran martabak berwarna kuning kecoklatan segera angkat dan olesi permukaan dalamnya dengan margarin, taburkan keju cheddar parut dan susu kental manis, lipat martabak, olesi kedua bagian permukaan kulit luarnya dengan margarin.


Potong-potong, martabak manis lebih enak dinikmati selagi hangat ^___^



This is it!!! Martabak Keju - Susu  ^^

Enjoy!



Jumat, 31 Juli 2015

Kepiting Telur Asin Ala Sarang Kepiting

Udah pernah makan seafood di Sarang Kepiting Jekardah?? kami salah satu keluarga pecinta masakan di restoran tersebut ^___^ rencananya setelah Silaturahmi dari Bandung sehabis Lebaran kemarin kami ingin berwiskul di Jekardah. Tempat pertama yang ingin kami datangi tentunya Sarang Kepiting ini, yang kemudian kami dibuat kecewa dengan tulisan TUTUP! yang ditempel di rolling doornya.. huhuuhuhu...sediiiiihhh, next options Ayam Goreng Berkah...yang kemudian kami menemukan tulisan yang serupa, Pedih Jenderal! mampir ke Blok S, penuh banget sampai males liatnya juga >,<

Akhirnya yang kami makan malam itu, Sate Padang Ajo Ramon di daerah Ps. Santa, Kakak seneng banget bisa makan Sate padang secara dia lagi keranjingan makan Sate Padang ^^ tadinya hubby berharap foodcourtnya Ps. Santa buka, ternyata Tutup jugaaa! sedih bukan main, kapan lagi ke jekarda dengan agenda WISKUL coba?!?! Arggghhh!

Beberapa waktu yang lalu, pulang dari kantor Hubby bawa kantong keresek warna hitam, ternyata di dalamnya kepiting! Iyes kepiting jantan cyn! hihihihi...Wahhh rasa kecewa wiskul di jekarta bakalan terbayar nihhh *wink-wink* Kantor hubby pindah ke daerah Mangkang sekarang, katanya dekat-dekat situ ada pusatnya penjualan hasil laut, hubby dan teman-temannya belanja kepiting dan rajungan donnggg! ^____^

Baiklah kalau kemarin saya sudah posting Udang telur asin, Buncis goreng telur asin kali ini saya posting Kepiting telur asin Ala sarang kepiting yang endesss! suka pedas? tambahkan irisan cabai rawit merah yang banyak yaaahh...

Meskipun punya Kolesterol masih aman kann? Hihihii *nekat*...yukk bikin yukkk! 

Kemon mlipirrr :)


.: Kepiting Telur Asin :.
by : yurike sasaki


Bahan-bahan :
3ekor kepiting jantan
4butir telur asin, kupas kulitnya, cincang (boleh ditambah sesuai selera)
4siung bawang putih, cincang kasar
2cm jahe, cincang kasar
6bh cabai rawit merah, iris serong (jika suka pedas, tambah sesuai selera)
2batang daun bawang, potong-potong
sejumput garam (sedikit saja, optional)
penyedap rasa (optional)
1000ml air untuk merebus
minyak goreng secukupnya untuk menumis

Cara membuat :
Didihkan air dalam panci, masukkan kepiting masak kurleb 10 menit, angkat, cuci kembali (sikat bagian cangkang yang kotor agar bersih) 
Geprek cangkang kepiting dan capitnya supaya bumbu mudah meresap dan daging kepiting mudah diambil saat dimakan
Panaskan minyak dalam wajan, tumis bawang putih dan jahe hingga harum, masukkan telur asin yang telah dicincang, aduk hingga seperti pasta, masukkan kepiting, sejumput garam dan penyedap rasa (jika pakai) aduk rata. cicipi rasanya jika kurang bumbu tambah sesuai selera, sesaat sebelum diangkat masukkan irisan cabai rawit merah dan daun bawang, aduk rata. Angkat.


Kepiting telur asin siap disantap dengan nasi panas *yummm!

This is it!!! Kepiting Telur Asin Ala Sarang Kepiting ^^

Enjoy!




Kamis, 30 Juli 2015

Kue Semprit Jadoel aka Semprit Dahlia

Meskipun terlambat tapi.... Mohon Maaf Lahir dan Bathin yaaa Gals! hihihii... Sebelum dan setelah lebaran saya sangat sibukkk sekali sampai baru sekarang bisa update lagi :) Ngomong-ngomong tentang Kue Semprit Jadoel ini, beberapa hari menjelang lebaran adik saya kirim sms, Bunn.... minta resep kue semprit doong! Padahal ya tiap lebaran saya pasti membawa beberapa toples kue kering ke Bandung untuk mama tercinta, tapi tahun ini tumben adik saya (sedang) rajin sampe mau bikin sendiri wkwkwk...

Ahhhh dulu, ya jaman duluu! kue semprit merupakan kue kering andalan Almarhumah Nenek dan juga Mama, maklum jaman saya masih unyu-unyu dan ngegemesin kue kering seperti kastengel, nastar dan kue putri salju merupakan kue yang jarang sekali dibuat, hanya orang-orang tertentu saja yang membuatnya, mengapa? waktu dulu mungkin bahan-bahan kue tidak sebanyak sekarang yang mudah ditemukan dimana saja dengan kualitas yang beraneka ragam, pengetahuan tentang cara membuat/teknik membuat kue kering juga masih minim secara belum ada dumay kek sekarang cyn! dan mungkin juga waktu dulu harga bahan-bahan kuenya terbilang mahal (meski sekarangpun harga bahan-bahan kue lumayan mahal untuk bahan dengan kualitas yang bagus, bagi saya bahan kue yang bagus akan menentukan hasil kue yang akan dibuat, itu syarat mutlak!) sehingga nenek lebih baik membeli lauk daripada bahan kue hihihihi sementara mama, dari sekian kue kering buatannya hanya kue semprit dan kembang goyang sajalah yang sukses tanpa cela, kue kering yang lainnya? Wassalam behahahah!

Entah mengapa, dari awal saya menulis di blog ini dan setiap lebaran akan tiba belum pernah ada keinginan untuk membuat kue semprit ini, apa karena saya merasa kue ini sudah ketinggalan zaman sehingga tidak ada tantangan untuk membuatnya. Jangankan ingin, niat saja untuk membuatnya rasanya nggak ada! Sampai pada saat binot (adik perempuan saya) meminta resep kue ini, akhirnya penasaran juga kenapa saya tidak mempunyai resep kue semprit, yang mana dahulu kue ini merupakan kue kering favorit saya! baiklahhh seketika itu juga saya meluncur ke mbah google dan menemukan resep Kue Semprit Jadoel-nya NCC. Ini adalah kali pertama saya membuat kue semprit sendiri loh! setelah beberapa kali berkecimpung dalam pembuatan kue ini sekitar 25 tahunan yang lalu tapi itupun cuma (bantu) ngancurin adonan kue sempritnya mama doang! wkwkwkk ^_____^

Kue semprit yang berhasil saya buat ini benar-benar mengingatkan kue semprit buatan Almarhumah nenek dan juga Mama, rasanya mirip banget, yang membedakan kue semprit dengan resep ini lebih wangi, lebih renyah dan tentunya lebih enak. Dari toples-toples yang dipajang dengan isi kastengel, nastar, putri salju dan lidah kucing, Kue semprit ini lebih dulu ludes! Bahkan saya masih ingin membuatnya meskipun lebaran telah usai hihihi...Rasa Nostalgila saat makan kue semprit ini lohhh yang membekas! behahah! mau bilang lebay? biariiiinnn! ^,^

Mau nostalgila jugaa, yukk bikin yukkk!

Kemon mlipir :)

.: Semprit Jadoel aka Semprit Dahlia :.
source : NCC modified by : yurike sasaki


Bahan-bahan :
300gr Margarin Blue Band
75gr Roombutter (RBS)
250gr Gula putih, blender
3Butir kuning telur
500gr Tepung terigu
1sdm Tepung maizena
1sdm Susu bubuk
3Bungkus Sukade untuk hiasan

Cara membuat :
Kocok gula dan telur sampai berwarna pucat, tambahkan margarin dan roombutter, kocok lagi sampai pucat, matikan mixer.
Masukkan tepung terigu, maizena, dan susu bubuk, aduk dengan spatula hingga adonan tercampur rata.

Adonan Kue Semprit Jadoel
Masukkan adonan ke dalam piping bag (plastik segitiga), pasang spuit, semprotkan adonan pada loyang yang telah dioles margarin, tambahkan sukade di tengahnya, lakukan terus hingga adonan habis.

Ini bentuk spuit yang digunakan
Adonan yang telah dimasukkan kedalam piping bag

Panggang hingga berwarna kuning kecoklatan, angkat, dinginkan.
Masukkan ke dalam toples kedap udara.


This is it!!! Kue Semprit Jadoel ^^

Enjoy!







Senin, 29 Juni 2015

Kastengel Roti Tawar

Sudah bikin kue lebaran gals??? Saya belum berencana membuatnya dalam waktu dekat ini, mungkin nanti saja setelah dekat-dekat lebaran supaya kuenya gak cepat habiss ^^ beberapa waktu lalu ketika sedang browsing sesuatu saya menemukan resep kastengel ini tanpa sengaja, dari judulnya kok kelihatan menarik, Kastengel Roti Tawar! Saya langsung menduga pasti rasanya hampir mirip-mirip dengan roti bagelen, secara bahan utamanya sama yaitu Roti yang dioven. Karena masih (sok) sibuk, akhirnya resep kastengelnya sementara saya masukkan dalam list bookmark, waktu itu.

Hari ini (tumben) lagi rajin, pengen eksekusi resep kastengelnya, kalau rasanya beneran enak, sisa roti tawar bekas bikin chicken nugget yang biasanya bersisa banyak tidak akan terbuang lagi gegara jamuran! Tapi akan diberdayakan untuk membuat kastengel ini ^__^

Resep Kastengel Roti Tawarnya saya baca dari blognya mama vino gals, jika ingin lihat resep aslinya bisa di klik di source yang saya cantumkan di bawah yaa :) Hari ini kebetulan juga kakak masih blom ada kegiatan di sekolah jadi bisa membantu saya untuk celupin kejunya ^^ itung-itung ngabuburit cynnn!

Saya memanggang kastengel ini menggunakan otang (ngirit modeon) hihihi..waktu memanggang sekitar 30 menitan, nggak bisa ditinggal-tinggal takut cepat gosong jadi anteng nungguin dekat si otang tercintahhh ^__^ hasilnyaa??? Kastengel ini bentuknya setelah dipanggang memang mirip seperti kastengel sungguhan tapi rasanya seperti bagelen versi salty! Jika bagelen dominan dengan rasa manisnya, nah kastengel roti tawar ini dominan dengan rasa cheesy-nya kres-kres krenyesss! 

Pas Adzan Maghrib, setelah meneguk segelas jus wortel saya langsung mencicipi kastengel roti tawarnya, ternyata enakkk juga loh! Satu aja yang saya nggak suka sama kastengel ini, nggak bisa berhenti nyemilnyaaa....wkwkwkwk! Jika ingin membuat kastengel sungguhan baca juga resep-resep kue kering yang sudah saya posting  Eggless Kastengel, Nastar Sabit, Putri Salju Spesial dan Lidah Kucing. ^____^

Punya sisa roti tawar yang bentar lagi bakalan expired? Bingung mau diapain? cobain bikinnn kastengel ini yukk!

Kemon mlipirrr :)

.: Kastengel Roti Tawar :.
source : mamavino modified by : yurike sasaki


Bahan-bahan :
9lbr roti tawar
75gr keju cheddar, parut memanjang

Bahan Vla :
100ml susu uht
15gr keju cheddar, parut (saya pakai keju permesan)
1sdm gula pasir
1/2sdt garam
1sdm maizena, larutkan dengan 1sdm air
75gr margarin

Cara membuat :

Dalam panci kecil, tuang susu, keju, gula pasir dan garam, aduk rata. Panaskan diatas api kecil hingga larut dan mendidih. tuang cairan maizena sedikit demi sedikit sambil diaduk cepat, jika sudah mengental masukkan margarin, aduk rata, angkat. dinginkan.


Oles bahan vla diatas roti tawar hingga merata, potong-potong roti seperti bentuk kastengel atau sesuai selera, celupkan bagian yang dioles vla kedalam parutan keju cheddar, lakukan terus sampai roti habis. Susun potongan roti diatas loyang yang telah dioles margarin, oven hingga kuning kecoklatan, angkat. dinginkan, masukkan kedalam toples kedap udara.

Done!

Kastengel roti tawar dengan taburan keju permesan

Kastengel roti tawar dengan taburan keju cheddar
This is it!!! Kastengel Roti Tawar ^^

Enjoy!





Kamis, 25 Juni 2015

Buncis Goreng Telur Asin

Beberapa hari yang lalu teman saya mengirim pesan lewat BBM menanyakan resep Buncis Telur Asin, karena saya belum pernah membuatnya kemudian saya memberikan resep Udang goreng telur asin yang sudah pernah saya posting disini. Kemudian saya bilang bahwa bumbu yang digunakan pasti hampir sama, bedanya untuk resep buncis ini tidak menggunakan jahe, cabai rawit dan daun bawang. Karena pertanyaan mengenai resep itu akhirnya saya penasaran untuk mengeksekusinya juga ^____^

Beruntunglah saya, telur asin sangat mudah didapatkan disini! Masakan apapun jika ditambah dengan telur asin pasti jadinya enak sekali, selain Udang goreng telur asin, saya juga sudah pernah membuat Pepes telur asin yang merupakan salah dua masakan favorit keluarga saya, dan Buncis goreng telur asin ini seketika masuk ke dalam masakan favorit dan termasuk di urutan masakan yang paling cepat ludes ketika dihidangkan ^^

Buncis merupakan salah satu jenis sayuran yang harganya murah meriah, tapi jika sudah masuk di daftar harga restoran, Buncis ini bisa dihargai lumayan mahal apalagi jika dimasak dengan telur asin karena yang mahal telur asinnya hehehehe... Jika kita ingin mengeksekusinya di rumah, hanya dengan modal 15ribu rupiah kita sudah bisa membuat Buncis goreng telur asin ini dengan porsi yang banyak, dijamin kenyang! ^_____^

Untuk yang mempunyai penyakit darah tinggi dan kolesterol, mengingat kadar garam dalam telur ini cukup tinggi, sebaiknya masakan yang menggunakan telur asin sebagai pelengkap bumbunya jangan terlalu sering dikonsumsi, atau jika ingin mengurangi resiko, gunakan telur asin yang rendah kolesterol yaa ^^

Jika buncis yang akan dibuat jumlahnya cukup banyak, tambahkan juga jumlah telur asin dan bawang putihnya yaaa...karena jumlah telur asin akan menentukan rasanya! Jika suka pedas sepertinya irisan cabai rawit wajib ditambahkan :) 

Bingung dengan tambahan menu buka puasa hari ini, cobain bikin buncis goreng telur asin ini yuk!

Kemon mlipirrr :)

.: Buncis Goreng Telur Asin :.
by : yurike sasaki


Bahan-bahan :
150gr baby buncis, buang serat dikedua sisinya, potong jadi dua bagian, cuci bersih
2butir telur asin matang, cincang kasar
2siung bawang putih, cincang kasar
sejumput garam (sedikit saja)
1/4sdt penyedap rasa (optional)
minyak goreng untuk menggoreng dan menumis, secukupnya

Bahan pembalut buncis:
3sdm tepung maizena
1/2sdt baking powder

Cara membuat :
Dalam wadah, masukkan tepung maizena dan baking powder, aduk rata. 
masukkan baby buncis yang telah dicuci (sebaiknya kondisinya masih basah agar tepung dapat menempel) balur buncis dengan tepung. sisihkan

Panaskan minyak, goreng buncis sampai tepung berwarna kuning kecoklatan, angkat (jangan terlalu lama supaya buncis tidak lembek).


Dalam wajan, tumis bawang putih hingga harum, masukkan irisan telur asin, masak hingga telur asin berbentuk seperti pasta, tambahkan sedikit garam dan penyedap rasa (jika pakai), masukkan buncis, aduk rata, sesaat sebelum diangkat jika menggunakan irisan cabai rawit, tambahkan, aduk rata, angkat.


Panas-panas tuang kedalam piring saji, Buncis goreng telur asin siap disajikan dengan nasi hangat *yummm!



This is it!!! Buncis Goreng Telur Asin ^^

Enjoy!

Rabu, 24 Juni 2015

Chiffon Cake Pandan

Hollahhhh baru ketemu lagi di hari ke 7 Bulan Ramadhan nihhh,.. kangen jugaaa lama gak posting hihihi ^____^ karena sekarang saya single fighter dengan pekerjaan rumah, jadinya setiap harinya sibuk dengan pekerjaan ibu rumah tangga, nongki-nongki dengan geng semox juga jadi berkurang dengan kesibukan baru saya ini :( mikir postitifnya gaji art bisa ditabung atau bisa buat belanja baju, sepatu, tas atau.....*lhooo!

No Art No Cry beibeehhh! (sambil nangis sesenggrukan) wkwkwkwk! :D

Selain kesibukan mengerjakan pekerjaan rumah, saya juga disibukan dengan urusan sekolah Kakak yang barusan selesai UN dan harus mendaftar di sekolah baru, nah sambil saya menulis di blog tercinta ini saya juga mantengin terus jurnal pendaftaran online-nya, dan harus saya akui menunggu hasil ini benar-benar membuat saya sedikit stress dan was-was, pasalnya Kakak dari dulu dengan percaya diri ingin daftar di salah satu sekolah favorit di Semarang, yang mana menurut saya selaku bundanya keinginan kakak itu agak diawang-awang! hasilnya? ehhh ternyata kakak mampu bersaing dengan anak-anak yang nilai UNnya tinggi yang mendaftar juga di sekolah itu, meskipun belum tau hasil akhirnya tetap, I'm so proud of you Kak! Nilai matematikanya cukup tinggi dengan skor 90, saya? mungkin dikasih contekkan saja nggak mampu mendapat nilai segitu...hahahaha! 

Okehh itulah kesibukan saya akhir-akhir ini sampai-sampai Chiffon Cake yang sudah saya buat sebulan lalu nggak sempat saya posting dan baru sempat saya share. Chiffon Cake ini adonan dasarnya sama dengan Chiffon Cake Tape Keju yang sudah saya posting beberapa waktu lalu, karena penasaran saya masih sedikit otak-atik resepnya. Hasilnya tidak jauh berbeda dengan Chiffon terdahulu, rasa masih sama enaknya dan membal ketika di tekan. 

Jika masih gagal dengan resep Chiffon yang lain, saya bisa rekomendasikan resep ini, karena beberapa kali membuat chiffon dengan resep ini hasilnya tidak mengecewakan gals ^^

Yukkk markicuss!


.: Chiffon Cake Pandan :.
by : yurike sasaki


Cara membuat : 

Bahan I : 
7butir kuning telur
125gr gula pasir halus (blender)
100ml santan beri 1-1,5sdt pandan essens, aduk rata
80gr minyak goreng
1/4sdt garam
150gr terigu serbaguna
1/2sdt vanilla extract
1sdt baking powder (saya pakai yang double acting)

Bahan II :
7butir putih telur
1/2sdt cream of tartar
75gr gula pasir halus (blender)

Cara membuat :
Panaskan oven 180' sertakan juga loyang bongkar pasang didalamnya.

Dalam wadah : Kocok semua bahan I hingga rata (masukkan baking powder terakhir). Dalam wadah lainnya, kocok putih telur hingga mengembang, masukkan cream of tartar, dan gula pasir halus sedikit demi sedikit, kocok hingga adonan putih telur kaku, matikan mixer.

Tuang sedikit demi sedikit adonan putih telur kedalam adonan tepung, aduk rata dengan spatula. Keluarkan loyang yang dipanaskan di dalam oven, tuang adonan chiffon, ratakan. Panggang hingga matang, kurleb 90menit (saya pakai otang, jangan membuka tutup pintu oven selama memanggang karena akan mengakibatkan chiffon kempes) tes kematangan dengan menusuk chiffon dengan lidi, jika sudah tidak ada adonan yang menempel, artinya chiffon sudah matang. angkat.

Balikkan loyang, biarkan dingin kurleb 1-1,5jam (jika loyang tidak berkaki, sangga lubang loyang dengan leher botol yang tinggi)


Setelah dingin, potong-potong sesuai selera, Chiffon cake pandan dan teh hangat siap dinikmati dengan keluarga tercinta ^____^



This is it!!! Chiffon Cake Pandan ^^

Enjoy!